Panglima Tempur Terbaik
"Aku bukan pengarang lagu, aku bukan seseorang yang puitis. Aku hanya ingin mengungkapkan semua rasa yang ada di dalam hatiku, karena bersamamu, aku menemukan sejuta kebahagiaan yang tidak pernah aku temukan seumur hidupku. Bersamamu, aku menemukan pesona yang tidak akan mampu aku uraikan dengan kata-kata seumur hidupku karena kehadiranmu terlalu indah bagiku."
Lidya menutup mulutnya dengan tangan kanannya. Matanya berkaca-kaca. Dia begitu tersanjung dengan kata-kata puitis yang dilakukan Ken ini, namun jauh didalam lubuk hatinya, dia tahu kalau kata-kata dari Ken ini, bukan kata-kata kosong seperti yang pernah diucapkan pria di masa lalunya, yang penuh dengan kata-kata kosong karena pria it
ตอนยอดนิยม