Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku, Sayangilah Aku!

Suamiku, Sayangilah Aku!

Benny melirik sekilas, lalu mengernyit sembari menyahut, "Ini sebuah puisi. Hujan turun di malam hari, entah berapa banyak bunga yang berguguran. Puisi ini kita pelajari saat SD, aku nggak ngerti kenapa dia menulisnya." Tidur nyenyak di musim semi, mendengar kicauan burung di pagi hari. Hujan turun di malam hari, entah berapa banyak bunga yang berguguran. Ini memang puisi yang wajib dipelajari saat SD.
9.3857.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34.3K kali sebagai puisi nyanyian
Tampilkan Ulasan (296)
Baca
+Pustaka
Widya Syari Putri
sudah tahu jalur ceritanya sampai anak² mereka TK, tp tetap menunggu versi di sini karena tata bahasa di sini enak untuk dibaca...berharap authornya update banyak bab perharinya supaya cepet² selesai dr part² yg membosankan
S.n
Saat Penny ketahuan Sienna, banyak komentar dan seru, sekarang saat Sienna ketahuan anak keluarga Shankar sepertinya biasa aja ya.... Tapi jadi ngebaca misterinya terungkap setiap kelipatan chapter 700an kayanya he... Sekarang juga kan chapter 1400an...
Baca Semua Ulasan
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Di atas kereta yang melesat stabil, aku menatap hamparan putih yang seolah tak berujung, lalu sebait syair meluncur begitu saja dari bibirku. Syair Di Atas Jalan Es Ribuan hektar ladang es bercahaya, → Maribu hektar hamparan aek batu na marsinondang mangkulingi tano, Puisi memiliki dua arti, → Sajak i mangandung dua lapatan ni hata, Keseimbangan menapaki jalan maju dan lurus. → Hasaimbangan mangulahon dalan na marhite maju, tigor dohot torus,
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai puisi nyanyian
Baca
+Pustaka
From Allah to Allah

From Allah to Allah

Dia menatap Kearah langit sambil membacakan sebuah puisi yang masih ia hafal jelas dalam ruang otaknya. Fathan mulai membaca puisinya itu dengan suara yang bisa dibilang sangat nyaring dihamparan dandelion yang dia tiduri. Suaranya yang sangat nyaring seakan-akan ingin didengar oleh sekitarnya. Saat ini, Saat Aku berharap kau mengerti. Angin selalu menghembuskan hadirnya pada sepi yang kian menguat.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai puisi nyanyian
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

Tapi dengan harga. Namun pagi itu, untuk pertama kalinya setelah malam panjang, burung-burung bernyanyi lagi. Bukan nyanyian kemenangan. Tapi nyanyian penyambutan. Lagu pelan untuk dunia yang selamat. Dan lagu baru pun harus dimulai... dari awal.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai puisi nyanyian
Baca
+Pustaka
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.760.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai puisi nyanyian
Baca
+Pustaka
Layunya Cinta sang Nyonya

Layunya Cinta sang Nyonya

Lily mendekatkan wajahnya ke arah Finley seraya berbisik, "Di kampung ku dulu ada yang bilang kalau telinga tiba-tiba berdengung itu pertanda ada yang sedang membicarakan mu." Finley semakin tertawa keras hingga mengundang orang-orang disekitarnya menoleh ke arah mereka. "Ssst! Diamlah." Lily membekap mulut Finley agar berhenti tertawa. Dia sudah sangat malu diperhatikan begitu oleh orang- disekitarnya. "Kau yang memulai dulu, aku tak percaya kalau kau menyukai mitos semacam itu." Lily menekan dagunya, kedua matanya menatap makanan yang tersisa di atas piringnya. "Entahlah, aku hanya merasa jika ucapan itu benar."
1040.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai puisi nyanyian
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

bujuk Sonya melangkah maju mencoba menenangkan. "Tidak ada satupun cerita daun tipis sanggup membungkus batu besar lalu otomatis menjadi pemenang pertarungan berburu! Kalian semua pasti sudah gila karena kelaparan ekstrem!" "Aduh, Sayang, kamu diem aja deh simpan sisa tenaga itu. Sebentar lagi kami tentukan pasti siapa yang masuk menjajah sarang kamu," sela Sisca memijat pelipisnya makin berdenyut sakit.
10.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai puisi nyanyian
Baca
+Pustaka
Terbangun Menjadi Nyonya Prakoso

Terbangun Menjadi Nyonya Prakoso

Bi Nilam menampilkan wajah penuh frustasi. “Ya Allah! Apa salah saya? Kenapa Nyonya seperti ini hari ini? Nyonya, anda itu Nyonya Prakoso! Anda ini sudah menikah! Sudah menikah dua tahun lalu dengan tuan! Nama tuan itu Prakoso, jadi tentu saja nama Nyonya menjadi Sandra Prakoso, Nyonya! Karena itulah, Nyonya saat ini dipanggil Nyonya Prakoso! Paket itu untuk Nyonya! Pasti dari tuan!” seru wanita itu panjang lebar sambil memijat pelipisnya. “Aku tak peduli, Bu,” jawab Sandra terus berjalan.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai puisi nyanyian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status