تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Lagi-lagi kutemukan kertas putih berisi puisi dari seorang Rio Sajak Angin Pada Embun Dalam hening semilir angin membawa kabar Pada setiap bulir embun diantra dedaunan Rindu mu mengema seirama dendang alam kehidupan Kau bunga yang mewangi Tertanam indah ditaman hati Di hamparan sawah kering kerinduan Angin mendesaukan bisik kepedihan Meluruhkan dedaun kusam kenangan Gemerisik daun dan nyanyian embun
104.1K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 107 مرة ضمن puisi nyanyian
قراءة
+مكتبة
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Puisi itu bukanlah pujian manis tentang kemewahan istana atau keindahan musim semi seperti yang biasa didengarnya; puisi itu berbicara tentang dinginnya musim dingin, ketabahan yang tumbuh di tengah kesunyian, dan jejak kaki yang tak hilang meski tertutup salju tebal. Saat sampai di akhir bait pertama, ia berhenti mendongak. Tatapannya begitu tajam hingga beberapa pelayan di dekatnya menundukkan wajah dengan canggung. "Kau menggambarkan dinginnya embun beku seolah kau sendiri yang merasakannya menembus tulang," ucapnya pelan. "Saya memang pernah merasakannya, Yang Mulia," jawabku jujur.
527 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 20 مرة ضمن puisi nyanyian
قراءة
+مكتبة
PRAMESWARI

PRAMESWARI

Twinkle twinkle little star How I wonder what you are Up above the world so high Like a diamond in the sky Twinkle twinkle little star How I wonder what you are Betapa terperangahnya hati Giga saat melihat nama Peony berkeredap-keredap di layar ponselnya bersama tulisan Incoming Call: Peony. Dia merasa, sebentar lagi langit akan runtuh dan semuanya akan berakhir dengan sempurna sehingga tanpa permisi lagi, menjauh pergi sambil menyentuh tulisan ANSWER. Giga benar-benar gemetar sekarang, terlebih saat mendengar ada suara Mama di dekat Peony. Dia juga baru ingat kalau Mama ada rencana menginap di rumah mereka hari ini. Wuaaahhhh, seketika hati Giga dipenuhi dengan butiran halus, sehalus pasir
107.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 262 مرة ضمن puisi nyanyian
قراءة
+مكتبة
ISTRIKU YANG MULAI MANDIRI

ISTRIKU YANG MULAI MANDIRI

POV Risfan ——— Kapan lagi kutulis untukmu Tulisan tulisan indahku yang dulu Pernah warnai dunia Puisi terindahku hanya untukmu Mungkinkah kau 'kan kembali lagi Menemaniku menulis lagi Kita arungi bersama Puisi terindahku hanya untuk...mu ——— Suara Malik sedang bernyanyi di iringi petikan gitar, membuatku dan Santo saling menoleh. Baru kali ini aku dan juga Santo mendengar suara Malik. Bagus juga ternyata suaranya.
9.647.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 1.7K مرة ضمن puisi nyanyian
قراءة
+مكتبة
DUKUN 99

DUKUN 99

Lantas dengan penuh penghayatan, bersama-sama menyanyikan puji-pujian untuk Tuhan. Dari utara ke selatan Terdengar pujian bagi Allah Dari barat sampai ke timur Nama Yesus disanjung tinggi Dari pulau-pulau, lembah-lembah Gunung-gunung yang tinggi, Kemuliaan-Nya disaksikan Kebesaran-Nya dic'ritakan, Yesus, Yesus, nama Yesus Nama Yesus disanjung tinggi Dari pulau-pulau, lembah-lembah
108.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 210 مرة ضمن puisi nyanyian
قراءة
+مكتبة
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

“Ingin ku berlari mengejar bayang cintamuuuu ...” Itu bukan puisi, deklamasi atau semacamnya. Itu suara orang – beberapa orang – yang lagi nyanyi di sebuah pos siskamling. Sekilas emang seperti suara-suara kucing lagi mau kawin. Tapi kalo diperhatiin sedikit lebih tajam, suara-suara tadi emang lebih mendekati suara manusia lagi nyanyi. Entah lagu apa. Yang jelas, di tengah suasana malam yang makin larut di pemukiman padat penduduk, nyanyian itu masih terus berlanjut.
1011.6K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 336 مرة ضمن puisi nyanyian
قراءة
+مكتبة
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Canda tawa menghiasi perjalanan, perlahan matahari mulai tenggelam, tiga sosok memutuskan untuk berpisah dan melanjutkan perjalanan besok pagi, api unggun dinyalakan, daging kering dibakar, sambil menunggu daging matang An Hui menghibur cucunya dengan cara membacakan sebuah puisi. "Hidup seperti air mengalir!" "Jangan lengah atau berlebih!" "Angsa emas makan ikan!" "Dewi turun dari pelangi, menari-nari?" "Melangkah maju dan mundur!" "Tergantung pilihan!" "Langit bergemuruh memberikan semangat, bumi bergetar dalam diam, berteriak kepada dunia!" "Hore….! "Wah, puisi yang bagus!"
9.5454.9K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 13.6K مرة ضمن puisi nyanyian
عرض التقييمات (59)
قراءة
+مكتبة
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
قراءة كل التقييمات
Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Pesan Nyasar Dari Sahabatku

sahutku dengan debar kencang di dada. Chris tampak langsung menolehku. Kulihat, alis tebalnya sampai mencelat saking anehnya mendengarkan ucapanku barusan. Dia mungkin kaget juga karena Mami Yani yang menelepon. “Riri, Mami tadi kirim brownies panggang untuk anakmu. Gimana, Sayang? Sudah diicip?” Lembut nian nada bicara Mami. Renyah, krispi, seperti pisang goreng kriuk. Bila tak mengenal wanita tua itu, maka yang mendengarkan suaranya akan berpikir bahwa dia adalah perempuan muda yang sedang cantik-cantiknya.
الفصول الرائجة
10119.7K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 4.4K مرة ضمن puisi nyanyian
قراءة
+مكتبة
Pesona Sang Peri

Pesona Sang Peri

Matahari mustahil dapat menyinari pohon-pohon itu. Kuda Sofia beberapa kali memutari rawa. Langkahnya melambat karena hati-hati. Kadang, kuda itu meringkik ketakutan. Namun, dengan sabar Sofia selalu mengelusnya, membisikkan kata-kata penenang ke telinga sang kuda.
109.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 180 مرة ضمن puisi nyanyian
قراءة
+مكتبة
LANGIT penuh MELODY

LANGIT penuh MELODY

Mata wanita itu seketika berkaca-kaca, Langit begitu romantis seperti ini. “Will you marry me, Melody Cinta Mahaprana?” tatap Langit penuh keseriusan yang mendalam. “Yes,” teriak Galaxy menjadi kompor supaya yang lain mengikutinya. “Yes.” “Yes.” “Yes.” “Yes, i do,” balas Melody. Mendengar jawaban Melody, Bintang, Awan dan Galaxy langsung berteriak sekencang mungkin. Kembang api mulai bermunculan lagi, menghiasi langit yang semakin indah.
102.0K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 48 مرة ضمن puisi nyanyian
قراءة
+مكتبة
السابق
1234569
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status