Sang Penjaga Pajajaran
“Itu tandanya... Sang Kala Niskala telah mulai menyanyikan ‘Tembang Peuting’ (Nyanyian Malam.)
Arjuna terdiam. Ia ingat, dalam Siksa Kandang Karesian, ada bagian yang menyebutkan bahwa “Nalika tembang peuting kadéngé tanpa manusa nyanyi, éta hartina waktu geus ngahakan rasa.”
(Ketika Nyanyian Malam terdengar tanpa manusia bernyanyi, berarti waktu telah memakan rasa.)
Dan kini, di tengah kabut itu, tembang itu memang terdengar. Suaranya sayup tapi nyata, suara perempuan melantunkan nada yang meluncur dari masa lampau:
“Layung murub di langit, rasa nu leungit moal balik…”
Hot Chapters