Kristal Jiwa Raja Naga
"Ketika hidup belum sempurna, namun lidah terlanjur menyembah surga. Bagaikan giok mentah yang menyimpan cahaya bintang. Arak dari kerajaan awan, phoenix pemimpi berteriak bangga dalam dada. Seperti burung bangau yang menemukan bunga persik abadi!"
Zi Wu berjalan berputar bak pengantin muda yang tengah dimabuk ambisi menaklukan sang kecantikan. "Dalam cawan tanah liat bersemayam roh musim semi. Setiap tetes adalah air mata dewi yang bahagia. Keharuman mengalir seperti sungai di gunung Kunlun, membawa pesan dari kaisar langit yang tersenyum."
"Ah Yin, tidakkah kau ingin membalas puisiku? Ayo kita bertanding puisi!" Zi Wu dengan sengaja menantang Yin Long. "Jenderal Naga Perak, mampukah kamu m