Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rumah Kakek

Rumah Kakek

Kini keringat dingin mulai muncul dan kakiku semakin berat melangkah. Oh Tuhan, apa yang aku lakukan sekarang? Benarkah rumah ini tidak lagi menyimpan kengerian di masa lalu dulu? Sebenarnya, banyak sekali perubahan pada rumah ini yang membuatku takjub. Walaupun sudah sah dimiliki oleh om Agung, aku tetap menyebut rumah ini sebagai Rumah Kakek. Entah mengapa, karena memori yang ada di rumah ini sangatlah kuat. Suka, duka bahkan hal menegangkan pun aku alami juga di sini.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 210 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
Ellipsis

Ellipsis

Menyeruak kasar semua duka Tak ada lagi senyum tersisa Dan Ketika aku membuka mata Aku tersadar dari mimpi segala durja Menyatu padu semua dilema Merobek tudung segala rasa Tak ada hal lain yang kurasakan Selain sesal teramat dalam Tak mungkin aku meneruskan perjalanan Dengan mata separuh terpejam Aku berjalan memutar haluan Coba perbaiki cela yang tertinggal di belakang Kuketuk setiap pintu rumah mereka Namun, tak ada satupun yang dibuka Dari dalam rumah mereka berkata; Kopi sudah menjadi jelaga… Aku menundukkan pandangan dan memijat pangkal hidungku begitu Ashika selesai membaca puisiku. Aku hanya bisa menahan tawa dan malu melihat tingkahnya. Entah kenapa ia berpikiran untuk mencetak tuli
103.7K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
Benalu di Rumahku Ketika Suamiku Terkena PHK

Benalu di Rumahku Ketika Suamiku Terkena PHK

Rumah yang sama sekali tak pantas disebut dengan rumah. Rika malu kalau sampai pemilik pabrik tempatnya bekerja itu melihat kondisi keluarganya yang sebenarnya. Rika malu mereka melihat gubuk yang dia huni beserta ayah dan adiknya. Rika memutar otak, apa yang harus dia lakukan untuk mencegahnya? Tak ada. Ketiga orang itu sudah sampai di ujung gang, berbelok ke kiri sesuai dengan petunjuk pemilik rumah tadi. Gugup, gelisah, malu, dan berbagai perasaan tak enak lainnya melanda hati Rika. Dengan berjalan terburu, dia menyusul menyusuri gang sempit itu, menuju rumahnya.
9.71.0M viewsCompletedAdded to Library 26.4K Times as puisi rumahku chairil anwar
Show Reviews (74)
Read
+Library
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Read All Reviews
Ku Kira Kau Rumah

Ku Kira Kau Rumah

"Aku pergi mas, sampai jumpa di pengadilan, terimakasih selama ini kamu sudah banyak membantu keluarga ku. Tapi saat ini berhenti membantu keluarga ku mas, jangan lupa istirahat, jangan berkerja terlalu keras, sarapan nya sudah aku siapkan di atas meja makan." Angga menggeleng kaku, tak mampu rasanya menopang tubuhnya sendiri hingga angga terduduk bersimpuh dengan bahu bergetar, demi tuhan kali ini ia benar-benar membenci dirinya sendiri. "Seharunya kamu tetap di sini sayang, rumah ini milik kamu." Ujar Angga sendu.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
KETIKA ISTRIKU BERHENTI MENGELUH

KETIKA ISTRIKU BERHENTI MENGELUH

“Banget.” Malam itu, semua keluarga berkumpul di rumah besar peninggalan Tari. Mereka memasang foto Tari di ruang tengah, dikelilingi oleh karya lukis anak-anaknya, novel-novel lama milik Tari, dan bingkai-bingkai foto kecil masa lalu. Di antara lilin-lilin kecil, Aleeya membaca puisi: > “Kita bukan keluarga yang sempurna. Tapi kita adalah rumah. Tempat pulang… meski sejauh apa pun kita pergi.”
1087.2K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
Runtuhnya Sebuah Kesetiaan

Runtuhnya Sebuah Kesetiaan

Indah kini benar-benar sendiri. *** Indah berdiri di depan rumah tua bercat putih itu, rumah yang pernah ia sebut sebagai "rumahku", tempat ia merasa telah merebut posisi istimewa dalam hidup Haris. Tapi kini, rumah itu sepi, kosong, dan tak berpenghuni. Jendela tertutup rapat, halaman dipenuhi daun kering. Tidak ada tanda-tanda kehidupan. Seolah rumah itu ikut menolak keberadaannya.
1018.1K viewsCompletedAdded to Library 560 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Kalimat yang kutulis ringkas, padat, dan menusuk: Aku adalah puisi yang hanya bisa dibaca, Bukan untuk disentuh jari-jari dunia. Namaku: Harga Diri. Tempatku: Keheningan yang sunyi. Di sinilah aku, tak bertamu, tak menemui. "Ck.. ck.. Aku kira puisi dahsyat apa, ternyata cuma begitu? Biasa saja," cibir Bonaga sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia tampak cemas, takut kalau-kalau puisi sesingkat itu akan ditolak mentah-mentah dan membuat kami jadi bahan tertawaan seisi ruangan.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
PEMBALASAN TKW YANG DISELINGKUHI

PEMBALASAN TKW YANG DISELINGKUHI

ucap Pak Anwar membuatku tersenyum senang. "Alhamdulillah kalau begitu, Pak. Sebentar saya kirim alamatnya. Saya tutup dulu ya Pak, telponnya, assalamu'alaikum," Setelah menutup panggilan telepon, aku langsung mengirimkan lokasi rumahku ke Pak Anwar. Tak lupa aku memberi tahu Pak Anwar mengenai ban motor yang kempes agar Pak Anwar bisa memikirkan solusi untuk membawanya jikalau ia jadi membeli motor ini.
9.141.5K viewsCompletedAdded to Library 996 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
Dimanjakan Kelima Saudari Tiriku Yang Cantik

Dimanjakan Kelima Saudari Tiriku Yang Cantik

Tanya Rafael, senyumannya ramah, tapi tatapan matanya dingin. “Pada kenyataannya memang seperti itu. Lepaskan aku! Saat ayahku tahu nanti, maka kamu dan keluargamu akan hancur!” Masih saja Anwar terdengar arogan. “Saatnya untuk bersih-bersih…Anwar…” Rafael tertawa, menarik kepala Anwar, kemudian memasukkannya ke dalam toilet. Menggosok-gosokannya pada sisi kloset.”Biar kamu tahu apa yang namanya menjijikan! Jika di matamu ibuku adalah benda menjijikan, maka kamu lebih menjijikan dari itu.”
1013.8K viewsOngoingAdded to Library 524 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

Hanya bilik bambu tempat tinggal kita Tanpa hiasan, tanpa lukisan Beratap jerami, beralaskan tanah Namun semua ini punya kita Memang semua ini milik kita, sendiri Gantian Farel yang menyanyi Hanya alang alang pagar rumah kita Tanya anyelir, tanpa melati Hanya bunga bakung tumbuh di halaman Namun semua itu punya kita Memang semua itu milik kita Setelah Farel menyanyi, giliran Bastian yang menyanyi.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 112 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status