Pelukan Sang Majikan di Malam Hari
sahut Ratna, “kalau soal anaknya sih saya nggak tahu, ya. Tapi waktu itu, majikan laki-laki nggak mau bertanggung jawab, dia juga malah mengusir Merry pergi. Karena gimanapun juga, bagi majikan laki-laki mungkin hubungannya sama Merry itu cuma main-main. Ya kita tahu, lah, laki-laki kayak gimana.
“Lagian ya dia kan pejabat tersohor. Mana mau dia kehilangan harta dan jabatannya cuma untuk mempertahankan selingkuhannya yang cuma seorang pembantu. Pasti, lah, dia buang si Merry kalau udah bosan dan ketahuan. Yah gitu lah. Pokoknya kasihan Merry walaupun dalam hal ini dia juga bersalah.”
Cerita yang dibeberkan Ratna dengan menggebu-gebu itu membuat Sera membeku. Tenggorokannya tercekat. Mendenga
Bab Populer