Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Pulau itu disebut sebagai The Silent Appendix—sebuah catatan kaki yang sengaja disembunyikan oleh Sang Penulis Pertama dari setiap siklus perulangan. Surya Wijaya berdiri di dek observasi, menatap pulau yang tampak seperti taman di Jakarta tempo dulu, lengkap dengan pepohonan hijau dan aroma tanah yang basah setelah hujan. Pemandangan yang begitu kontras dengan kemegahan kosmik Aethelgard ini justru membuat naluri predator Surya waspada. Ia mengenakan pakaian kasual—kemeja hitam yang lengannya digulung hingga ke siku, memperlihatkan lengan bawahnya yang kokoh dan berurat. Ketangguhan fisiknya saat ini berada pada level di mana ia tidak lagi membutuhkan energi eksternal; ia adalah sumber ener
880 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai puisi sunan kalijaga
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kau Anggap Mandul

Istri Yang Kau Anggap Mandul

Mas Raja: "Alya Humaira, Aku rindu" Cairan bening langsung memenuhi kedua pelupuk mataku begitu membaca pesan itu, dan sedetik kemudian cairan bening itu mulai menganak sungai di kedua pipiku.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai puisi sunan kalijaga
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Itulah Pajajaran sejati, bukan sekedar kerajaan, bukan tanah, tapi kesadaran yang hidup di antara rasa dan waktu.” Kemudian terlihat cahaya lembut turun dari langit, menyentuh bilah Kujang Layung yang terbaring di pangkuannya. Cahaya itu berubah menjadi untaian simbol aksara kuno, berputar mengelilinginya dan membentuk tulisan yang bersinar: “Sangkan Paraning Rasa — Teu meunang pareum, teu meunang leungit.” (Asal dan tujuan rasa — tak boleh padam, tak boleh hilang.)
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai puisi sunan kalijaga
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

Semua yang ada di sekitar mereka hanya menjadi latar belakang untuk cerita hidup yang mereka coba tulis ulang. Setelah beberapa saat berjalan, mereka akhirnya sampai di alamat yang tertera dalam surat Madam. Sebuah bangunan tua yang tampak terabaikan, dengan cat yang mulai mengelupas dan jendela-jendela yang buram. Pintu depan terkunci, namun sebuah bel besar di samping pintu menunjukkan bahwa ini adalah tempat yang tepat.
914 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai puisi sunan kalijaga
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris yang Terbuang

Sang Pewaris yang Terbuang

Bab 012 : Tempat asing "Kai, apa kau yakin ini adalah tempat yang aman?" Tanya Terry. Ia mengedarkan matanya melihat sekeliling. Halaman bangunan itu nampak berantakan, dengan sampah dan dedaunan yang bersebaran. Sulur yang tumbuh subur di dinding, menjuntai di tiap sisi tembok. Cat tembok yang kusam dan mengelupas, serta rumput liar yang tumbuh tinggi, sekitar selutut.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai puisi sunan kalijaga
Baca
+Pustaka
When Janda Meet Duda

When Janda Meet Duda

kaliurang jarene penak aku wes sayang jebul tok tolak pinggir jurang kaline butek kowe tak sayang, matamu picek siji loro bar kuwi telu aku tok tolak tep iso ngguyu guyub rukun dalane Gusti aku tok tolak tak tinggal nyanyi wingi niatku karo kowe tenanan jebul kowe nganggepe amung kekancan aku trimo pamit lungo mugo mugo kowe sesuk ora gelo aku lungo wes ra sudi bali (ra sudi) mbaleni tresno iki huooo kaliurang jarene penak aku wes sayang jebul tok tolak
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 817 kali sebagai puisi sunan kalijaga
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

bujuk Sisca, mencoba menekan intonasi suaranya senetral mungkin. "Harga diri seorang penakluk diukur dari seberapa banyak daging buruan yang dia bawa pulang dan seberapa keras betinanya merintih di ranjang. Belajar nulis nggak bikin ototku makin besar, Betina! Jadi, jangan pernah mengajari kepala suku seputar hal yang seharusnya sudah aku pahami!" Mendengar argumen yang sama sekali tidak masuk akal itu, Sisca hanya bisa mendengus lelah.
10.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai puisi sunan kalijaga
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 471 kali sebagai puisi sunan kalijaga
Baca
+Pustaka
Sang Legenda dari Masa Lalu

Sang Legenda dari Masa Lalu

Saat itu juga Sajak langsung memetik alat musiknya dan mulai bersenandung. “Lamun pareng aya dina mangsa nu sarua, lamun cunduk dina waktu nu sarua. Hanjakal waktu teu saluyu jeung kahayang urang sarerea, kahayang ngan ukur lamunan anu moal datang. Panyeucreuk ati nu diwanti wanti, jajaka kasep nu di puja-puja. Ayeuna urang papisah, kapisah ku wanci jeung mangsa. Tujuh sagara ku kuring dijugjug, tujuh buana ku kuring disaba.”
10140.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai puisi sunan kalijaga
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Alhan Ard
Halo semuanya, izin promosi ya kak. Mampir yuk ke Novel "Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern" Dimana menceritakan seorang dewa yang bertransmigrasi di manusia biasa dengan dunia saat ini!
Baca Semua Ulasan
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Wira agak terkejut, tetapi dia tetap menjawab sembari menangkupkan tangan, "Iya, hamba adalah Tuan Wahyudi." "Aku sangat menyukai puisimu, terutama yang berjudul Mengenang Dirga dan Pantang Menyerah. Tuan Wahyudi, bisakah kamu mengajariku cara menulis puisi?" tanya sang Kaisar Cilik sambil tersenyum. Penampilannya cukup polos dan lucu.
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141.4K kali sebagai puisi sunan kalijaga
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status