Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kontrak Sang Hafidz

Istri Kontrak Sang Hafidz

Tapi cukup untuk membuat Alya percaya bahwa cinta yang tenang… juga indah. Malam terakhir di bulan itu, Alya menulis satu paragraf di akhir bukunya: *“Jika kamu sedang patah, ingatlah: Hati yang tulus tak akan sia-sia. Ia hanya sedang diarahkan ke tempat yang lebih layak. Dan ketika saatnya tiba, kamu akan mengerti… bahwa semua kehilangan hanyalah jalan pulang pada dirimu sendiri.”* ---
592 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai puisi tentang patah hati
Baca
+Pustaka
Terjebak Permainan Cinta Sepupu

Terjebak Permainan Cinta Sepupu

Happy reading *** Keheningan malam meliuk menarikan suara hati. Kilatan cahaya mengiris perih luka yang baru tergores. Petir yang menyambar menghancurkan kepingan hati yang dimiliki, berserakan tak berbentuk layaknya pasir gurun tertiup angin, tak mungkin lagi disatukan menjadi sebongkah rasa yang utuh.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai puisi tentang patah hati
Baca
+Pustaka
RETAKNYA MAHLIGAI PERNIKAHANKU

RETAKNYA MAHLIGAI PERNIKAHANKU

~~~ Menjerit dalam serpihan asa Tertusuk tombak tepat di rongga dada Diam tak dapat bicara Hanya mampu menahan luka Hati sesak penuh angkara murka Menangis sendu dalam tawa Bercucuran darah di pelupuk mata Mengenang luka yang kau torehkan Cinta bukanlah air mata Mengapa penuh dengan dusta? Cinta bersamamu penuh derita Hanya bisa merasakan abadinya duka Matahari sudah enggan memberi cahaya Sinar rembulan gelap menyelimuti lara Aku merasa hampa sendiri tak bernyawa Matipun rasanya tak mengapa!. ***
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai puisi tentang patah hati
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Saat dibacakan lantang di puncak Menara Pelintas Senyap, getaran halus menyelimuti seluruh lembah. Puisi: “Retakan yang Mendengar” Aku bukan suara, Aku luka yang berjalan, Tidak menuju akhir—tapi ke awal yang ditolak. Jika engkau dengar namamu dari pasir, Jangan jawab—itu hanya bayang yang belum melupakanmu. Maka, retaklah wahai batu! Buka mulutmu untuk segala yang tak pernah sempat dikatakan!
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai puisi tentang patah hati
Baca
+Pustaka
Dua Hati, Satu Kehancuran

Dua Hati, Satu Kehancuran

Wajahku tetap tenang, aku memberi alasan yang dibuat-buat, tanpa ada rasa panik sedikitpun di wajahku, “Oh, kantor pindah tempat, jadi aku bawa barang-barang dulu.” “Kemana pindahnya?” Radit mengernyitkan dahi, aku baru saja akan menjawab, namun Lisa tiba-tiba menyela, “Kak Febby, belakangan ini aku sangat sedih karena ayahku meninggal, aku jadi banyak melakukan hal bodoh, seperti meminta Kak Radit untuk punya anak, sekarang aku rasa itu sangat konyol.” “Tapi aku dan Radit sebenarnya nggak ada apa-apa, sekarang ayahku sudah nggak ada, aku nggak lagi ingin punya anak. Maaf, semoga kau nggak tersinggung.”
27.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 747 kali sebagai puisi tentang patah hati
Baca
+Pustaka
Kata Cinta Membuat Sakit Hati

Kata Cinta Membuat Sakit Hati

"Mulai sekarang, dalam hidupku, dalam hatiku, hanya ada kamu seorang! Aku akan memperlakukanmu dengan baik, dengan sepenuh hatiku!" Sepasang mata Joshua tampak penuh dengan kasih. Dulu aku mengira dia hanya bersikap seperti ini untuk aku saja. Kemudian, aku sadar bahwa dia akan menatap siapa pun dengan penuh perasaan. "Joshua, sudah terlambat untuk mengatakan ini sekarang." "Anak itu sudah nggak ada." "Di hatiku, kamu juga sudah mati." Aku menyentuh perutku yang rata, teringat anak yang telah diaborsi itu.
14.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 404 kali sebagai puisi tentang patah hati
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Pelayan

Terpaksa Menikahi Pelayan

“Tidak ada kata lelah di dalam mencintai Tia. Aku hanya percaya satu hal dalam cinta. Ketika kita mencintai dari hati maka akan sampai ke hati pula.” “Kau mencintai hati yang salah. Hati yang sudah patah tidak pantas untuk dicintai,” tegas Tia. Tetap dengan penuh kelembutan Zafar berkata “kenapa tidak Tia? Ia hanya patah kan? Maka izinkan cintaku menyusun patahan patahan itu dan membuat hati yang baru.” “Tapi pemilik hati itu tidak akan pernah mengizinkannya.”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai puisi tentang patah hati
Baca
+Pustaka
Ruang hati

Ruang hati

ucap Tian sambil menunjuk dengan sapu kesalah salah satu sudut perpustakaan. "Lo mending kalau udah lulus sekolah,jadi penyair berita atau radio aja deh,lo pintar banget ngomong sama ngomentarin orang." Tawa Tian meledak,kayra menyapu sampah dibawah kaki Tian sambil menahan senyum. "Gue pernah baca primbon Jawa,kalau misal kita menahan ketawa itu bisa jadi bisul Lo."
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai puisi tentang patah hati
Baca
+Pustaka
Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

*** Perasaan ini Ingin aku menghilangkannya Ingin aku menepisnya dari hatiku Karena dirimu hanyalah ibarat angan dan mimpiku Tentang dirimu Belahan jiwa Rasa yang terpendam selalu mengusik Kadang menjelma menjadi tetesan air mata Saat kata tak mampu mewakili perasaan cinta Kata-kata rindu Sering terucap di heningnya malam Pandangan matamu yang teduh selalu terbayang Saat jemariku Menyentuh tetesan air hujan Tentang dirimu
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai puisi tentang patah hati
Baca
+Pustaka
Tears

Tears

Apalagi Cakra bukan? Dari jauh-jauh hari dia sudah berusaha menguat-nguatkan hati. Bersiap-siap latihan patah hati. Tetapi saat bom benar-benar dijatuhkan di depan matanya sendiri, rasa-rasanya kok dia jadi pengen mati ya? Atau minimal tuli temporary. Biar nggak denger ungkapan cinta yang semanis itu keluar dari mulut pacar ketusnya. Cinta ternyata memang dashyat daya letupnya. Sanggup membuat seorang Cakra yang ketus menjadi puitis bak seorang pujangga.
1078.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai puisi tentang patah hati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status