Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SANG DEWA PENYEMBUH

SANG DEWA PENYEMBUH

“Gak bisa, Run ….” Tiba-tiba istrinya Paman Hanif, Bibi Isti, bersuara sembari keluar dari ruang dalam rumahnya, langsung memotong kalimat Harun. “Kami juga sedang butuh dana untuk membesarkan usaha kami. Tolong kamu cari dulu pinjaman di tempat lain, ya? Operasi jantung ibumu diundurkan dulu, sampai kamu mendapatkan biaya operasinya.” Kalimat itu sebuah penegasan, bahwa ia tak mungkin mendapatkan bantuan lagi di tempat itu. Harun pun pamit dengan perasaan kecewa dan putus asa. Pamannya pun tidak bersedia lagi mengulurkan tangan mereka, walau dalam bentuk pinjaman.
342 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as puisi teruntuk kamu
Read
+Library
Ginjal untuk Kekasih Lain

Ginjal untuk Kekasih Lain

Pihak rumah sakit mendadak meneleponku untuk mengabarkan bahwa slot donor ginjal yang sudah kudapatkan, diberikan suamiku kepada cinta idamannya. Aku menanyakannya dengan tegas, tetapi dia berkata, "Hanya satu ginjal saja, emang kamu begitu terburu-buru?" "Kalau Shafira membutuhkannya, berikan saja dulu padanya. Lagi pula, kamu juga tidak akan mati dalam waktu dekat!" Aku memegang bukti pemeriksaan uremia miliknya di tangan, tiba-tiba merasa bahwa tiga tahun pernikahanku seperti lelucon belaka. Baiklah, dia memang benar. Bukan aku yang sakit, kenapa aku harus panik?
1.4K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as puisi teruntuk kamu
Read
+Library
Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

"Lima ratus ribu sekali jalan. Tanpa perbuatan mesum. Kalau mau pelukan, gandengan tangan, ada ongkos tambahan, Pak," ucapku. "Kalau dibawa ke kondangan buat pamer ke keluarga, berapa biaya tambahannya, Han?" tanya Pak Akhtara, manajerku. "Saya tanyakan adminnya dulu, Pak." "Sekalian tanyakan, apa bisa kamu dibooking untuk beberapa bulan ke depan dengan modus pura-pura jadi tunangan saya?" Aku menatapnya terkejut, "Maaf, Pak?" "Anggap aja saya pelanggan setiamu. Nanti ada bonus dari saya kalau kamu mau dan nurut sama perjanjian kita. Gimana?"
9.769.1K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as puisi teruntuk kamu
Read
+Library
Mencintaimu

Mencintaimu

sasa nl
Aku tidak tahu kenapa aku bisa mencintai kamu sedalam ini. Namun, yang pasti aku tahu bahwa cintamu pun tak kalah besar dengan cintaku.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as puisi teruntuk kamu
Read
+Library
Di Bawah Selimut Tetangga

Di Bawah Selimut Tetangga

Aruna Maheswari berniat menjual rumah peninggalan ibunya karena tempat yang terlalu besar untuk ditinggali sendiri dan terlalu sarat kenangan untuk dipertahankan. Keputusan itu tampak sederhana, hingga ia mengetahui bahwa rumah tersebut masih memiliki satu pemilik lain yaitu Sagara Setjo Pratama, pria yang meninggalkannya lima belas tahun lalu tanpa penjelasan. Kembalinya Sagara ke Indonesia memaksa Aruna menghadapi masa lalu yang selama ini ia kunci rapat. Urusan hukum berubah menjadi konflik personal ketika tanda tangan yang dibutuhkan justru tertahan oleh kehadiran orang yang paling ingin ia hindari. Terjebak dalam ruang yang sama, Aruna dan Sagara dipaksa berbagi rumah, waktu, dan luka yang belum sembuh. “Sekali lagi kamu bahas soal tanda tangan atau—” ucapnya tertahan, rahangnya mengeras. Aruna menyalang. "Atau apa? atau kamu bakal ber—" Kalimat itu belum selesai ketika ia maju selangkah. Tangan terangkat, menutup mulut lawannya bukan dengan telapak, tapi dengan bibir. "Sekali lagi bicara, aku tutup mulut kamu pakai itu."
101.7K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as puisi teruntuk kamu
Read
+Library
Melepas Cintaku Demi Cintamu

Melepas Cintaku Demi Cintamu

"Rena, aku akan selalu mencintaimu!" desah Jeremy tak tertahankan. Tepat saat dia hampir mencapai klimaks, ponselnya tiba-tiba bergetar. Dalam kondisi seperti itu, tentu saja dia mengabaikannya. Namun tak lama kemudian, layar ponselnya menyala. Begitu Jeremy melihat nama yang tertera, tubuhnya langsung menegang. Rena mendengarnya mengangkat telepon dan berkata, "Halo?" Di tengah sunyinya malam, suara dari ponsel terdengar sangat jelas, "Jeremy, kamu tahu nggak ... Nadia ...." Jeremy buru-buru memotongnya dengan suara rendah dalam bahasa asing, "Kecilkan suaramu, ini bukan waktu yang tepat." Lawan bicaranya langsung berganti bahasa, tetapi suaranya tetap terdengar keras, "Hasil pemeriksaan rumah sakit sudah keluar. Nadia kena kanker stadium akhir. Hidupnya tinggal sebulan! Dia ingin jadi istrimu. Kamu bisa nggak kabulkan keinginan terakhirnya sebelum dia pergi?" Ekspresi Jeremy langsung berubah drastis. "Apa?! Tunggu aku!" Setelah menutup telepon, dia menoleh ke Rena dan berkata dengan lembut, "Rena, aku ada urusan penting, harus keluar sebentar. Kamu istirahat saja dulu, nanti aku segera balik." Tanpa menunggu jawaban darinya, Jeremy buru-buru pergi untuk bersih-bersih dan mengganti pakaian. Dia meninggalkan rumah tanpa menoleh sedikit pun. Sesaat kemudian, layar ponsel Rena menyala. Ternyata pesan dari Nadia. [ Rena, kamu kalah. Dari dulu aku sudah bilang, Jeremy itu milikku. ] Tepat di bawahnya, ada pesan lain yang dikirim tiga hari lalu. [ Kalau aku kena kanker, menurutmu Jeremy bakal ninggalin kamu buat datang ke aku nggak? Aku yakin dia pasti datang. ] Tatapan Rena perlahan terangkat dari layar ponsel ke arah pintu kamar yang masih terbuka. Jeremy tidak tahu, dia sudah lama belajar bahasa asing itu. Seluruh percakapan tadi, didengar dan dipahaminya dengan jelas. Sejenak kemudian, wajah Rena menyunggingkan senyuman yang begitu pahit dan menyedihkan. "Iya ... aku memang kalah ...."
6.7K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as puisi teruntuk kamu
Read
+Library
Dendam Bos Gila

Dendam Bos Gila

Queeny
Giyanti Ditara atau yang biasa dipanggil Tara, bertemu kembali dengan Juandar Rahardjo, lelaki yang pernah ditolaknya dulu saat SMA. Juan yang dulu bertubuh tambun dan menderita obesitas kini muncul sebagai sosok lelaki tampan dan matang. Sayangnya, lelaki itu kini menjadi atasannya di kantor. Padahal dulu saat mereka sekolah, Tara pernah menolaknya pada saat upacara bendera. Kembalinya Juan dari luar negeri dan kini memimpin perusahaan milik keluarganya, ternyata mempunyai misi khusus. Bagaimanakah kisah mereka? "Aku bakal sediain apa yang kamu mau, asal kamu jadi milik aku."
102.5K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as puisi teruntuk kamu
Read
+Library
Si Tampan yang Posesif

Si Tampan yang Posesif

“Hati kecil aku bilang, kalau kamu adalah selamanya,” – Diandra. “Kamu adalah rumah, dan juga penyembuh untuk semua luka,” – Sangkara. Diandra, menghabiskan tiga tahun masa SMA-nya untuk mengejar cinta Sangkara. Ia tidak peduli meski pun Sangkara seringkali mengabaikan perasaan dan keberadaannya. Hingga di hari kelulusan, saat Diandra memutuskan untuk menutup kisah percintaan SMA-nya, Sangkara justru datang padanya seolah tidak membiarkannya pergi. Diandra kaget, merasa bingung untuk tetap bertahan atau melupakan. Bagaimana kelanjutan kisah cinta Diandra dan Sangkara kedepannya? Apakah hubungan mereka akan berakhir manis, atau justru perpisahan?
2.9K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as puisi teruntuk kamu
Read
+Library
Pernikahan Kontrak 100 Miliar

Pernikahan Kontrak 100 Miliar

Talaka
Hatinya sakit saat tunangannya berselingkuh, sementara itu perusahaan papanya juga terancam bangkrut, hidupnya langsung berbalik 180 derajat. Demi mempertahankan perusahaan Asrina terpaksa menandatangani perjanjian dengan pengusaha terkaya di kota itu. "Aku ingin seratus miliar. Bisakah kamu memberikannya?" Asrina mengungkapkan nominal bayaran yang diinginkannya. "Berapapun yang kamu mau." Arbian langsung setuju. "Apakah tidur bersama juga harus dipenuhi? Bukankah hanya untuk bertindak di depan orang luar saja?" "100 miliar, menurutmu itu daun jatuh yang bisa langsung dipungut?" Sebuah perjanjian yang saling menguntungkan membuat keduanya terikat selamanya.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as puisi teruntuk kamu
Read
+Library
Menjadi Istri Kedua Kakak Ipar

Menjadi Istri Kedua Kakak Ipar

"Kamu yang suruh aku menikahi suamimu, tapi kamu juga yang fitnah aku sebagai duri dalam rumah tanggamu!" Slavia menikah dengan kakak iparnya atas desakan Shara karena tidak kunjung dikaruniai anak. Kelak saat anak itu lahir, dia harus menyerahkan bayinya dan pergi jauh dengan seluruh biaya hidup ditanggung oleh Shara. Namun, pada faktanya Shara tidak dapat menahan rasa cemburunya melihat interaksi antara Rio dan juga Slavia. Dia mulai mengungkit perjanjian mereka supaya adiknya ditendang dari rumah suaminya, sesaat setelah bayi itu lahir. Subscribe, like, komen dan share ya!
9.5K viewsCompletedAdded to Library 304 Times as puisi teruntuk kamu
Read
+Library
PREV
1
...
454647484950
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status