Pulang
Bu Retno mematikan televisi, keduanya segera masuk ke kamarnya masing-masing untuk mengakhiri malam hari ini.
Si wanita dengan perut yang besar, perlahan merebahkan diri di atas kasur.
Dia menghela nafas dalam-dalam, berusaha membuang pikiran buruk yang tengah mengganggu dirinya.
Detik demi detik berlalu, mata itu tak kunjung bisa terpejam, meskipun sudah mencoba berbagai cara untuk bisa terlelap.
Bayangan tentang sang suami yang jauh disana, membuat wanita itu terjaga sepanjang malam, berharap pagi hari pria yang dicintainya itu kembali.
Hot Chapters