PURA PURA JADIAN
"Rey, lu ini memang aneh banget. Tapi... kalau gue pikir-pikir, ini ide yang... agak gila, tapi bisa jadi berhasil juga sih."
Reyhan melompat kegirangan. "Yes! Gue bisa mulai latihan jadi pacar palsu yang keren! Lagian, siapa tahu, kamu malah suka sama gue beneran nanti," katanya, sambil melirikku dengan senyum nakal yang hampir bikin aku jatuh dari tempat duduk.
Aku memukul jidatku sendiri. "Rey, itu bukan tujuan kita! Ini cuma pura-pura!"