Berpura-pura Miskin Demi Anak-Anakku
Itu aku.
“Om, apa aku harus berpura-pura miskin hanya karena memiliki harta ini?” Aku mendongakkan wajah untuk menunggu kepastian dari sang paman.
Paman meranggul, menepuk pelan pundakku. Aku mulai mendengus napas lesu, dimana aku akan menjadi orang biasa dengan berpura-pura miskin. Aku menarik ujung bibir, tersenyum kecil. Hingga mulai terangguk-angguk.