Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Maduku Putri Konglomerat

Maduku Putri Konglomerat

"Ada apa, Mas?" tanya wanita yang bersama dengan Mas Hilman. Ah, Linda, ya nama wanita itu Linda. Aku tidak pernah melupakan nama maduku itu. Aku akui Linda memanglah cantik, dia mempunyai kulit yang putih dan masih terlihat muda dibandingkan denganku. Apalagi kata Mas Hilman, Linda adalah putri dari seorang konglomerat. Tentu saja banyak lelaki yang mengejarnya. Termasuk Mas Hilman sendiri.
1018.2K viewsCompletedAdded to Library 382 Times as putri keong mas
Read
+Library
99 Kupon Maaf Putriku

99 Kupon Maaf Putriku

Johan Kurniawan tidak mencintaiku dan juga tidak mencintai putri kami. Dia hanya mencintai kekasih idamannya yang ada di dalam hatinya. Demi menjaga citranya di hati kekasih idamannya, dia hanya mengizinkan putri kami memanggilnya “Paman.” Sampai ketika kekasih idamannya hamil dan ke luar negeri untuk menikah, dia mabuk-mabukan, memutuskan kembali ke keluarganya.
10.8K viewsCompletedAdded to Library 345 Times as putri keong mas
Read
+Library
Duka Sang Putri Tertawan

Duka Sang Putri Tertawan

Ia menutup mata, membiarkan kenangan mengalir. Di masa SMA, ia dikenal di Sekolah Santori sebagai Pangeran Es. Sebagai pewaris Keluarga Dirgantara, hampir setiap hari putri dari keluarga besar berusaha menarik perhatiannya. Yang paling ekstrem, putri Keluarga Wirajaya sampai mengatur bunga mawar membentuk hati di gerbang sekolah untuk menyatakan cinta. "Tuan muda, mungkin Anda sebaiknya pura-pura dekat dengan salah satu nona," saran kepala keamanan saat itu. "Supaya yang lain mundur."
8.9251.3K viewsCompletedAdded to Library 6.8K Times as putri keong mas
Show Reviews (136)
Read
+Library
ailee
•ceritanya bagus dan krn cerpen jd tamat di bab 22. si fl nya juga sangat logis dan tegas. •kalau mau baca cerpen tinggal bayar untuk baca dgn pilihan seminggu/sebln/setahun, pilih mana suka. saran saya tdk perlu top up koin untuk baca cerpen ini, kecuali mau beri dukungan k author baru top up koin.
Nurlaily vianaz
Ini cuma smpe bab 22 ya? tp bagus deh klo cuma sampe situ dan tamat. Soalnya klo aku jd Sofia, gaakan pernah mau balik ke Vincent. Enak aja dia udh memperlakukan aku kyk gitu, trus mau minta balikan. Udh gitu Vincent ni tiap ngomong sm sofia kalimatnya kasar mulu. Aku jg pilih Alexander sm kyk Sofia
Read All Reviews
Transformasi Sang Tuan Putri

Transformasi Sang Tuan Putri

Warnanya sangat cantik sekali, Ratu Anggita baru pertama kali melihat krim seharum dan selembut buatan Lusiana. “Yang-mulia, ini racikan Putri sendiri, beliau bilang krim bening ini sangat bagus untuk menghilangkan berkas kerutan dan membuat kulit lebih kencang dan bersinar!” seru pelayan Ratu Anggita dengan gembira. “Putriku benar-benar mahir! Aku-aku ingin melihat penampilannya hari ini, kamu minta pengawal untuk menyiapkan kereta! Aku tidak boleh melewatkannya!” perintahnya.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as putri keong mas
Read
+Library
Putri sang Artis Kontroversial

Putri sang Artis Kontroversial

lanjutnya riang. Sementara tubuhku langsung bereaksi, menegang kaku dengan beberapa butir keringat yang terasa muncul di dahi. Bahkan chicken katsu yang sudah di kerongkonganku, kini sulit untuk ditelan, seolah potongan itu adalah potongan terbesar. “Kamu mau ikut, nggak?” “Hah! I-Iya Mbak?” ucapku gelagapan. “Minggu ini dia akan mengadakan konser di Cilakap. Kamu mau ikut, nggak?”
101.6K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as putri keong mas
Read
+Library
PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

Kawa daun, begitulah mereka menyebutnya. *** “Hari ini, kita akan melihat dengan pasti berapa ukuran kebun masyarakat dan bagaimana pertumbuhan kopi dan cengkeh yang mereka tanam. Agar tidak ada lagi penipuan seperti ini. Kita harus bergerak cepat,” titah Edrik kepada pengawalnya. “Oke, Meneer,” jawab pengawalnya dalam posisi siap.
108.2K viewsOngoingAdded to Library 309 Times as putri keong mas
Read
+Library
Putra Putri Bunga

Putra Putri Bunga

Saat semua perhatian berhasil ia kumpulkan, ia memulai sambutannya tapat di samping Arga. “Selamat malam, kuucapkan terima kasih atas kehadiran teman-teman dan kolega semua, terutama hormat kami pada Trikula, semoga jamuan kami bisa memuaskan Anda-Anda sekalian,” pria itu memandang Arga dan menunduk dengan penuh hormat. Lalu ia melanjutkan, “Martin, adalah air, sebagaimana air yang selalu menyuburkan tanah tempat bunga-bunga, semoga Martin akan senantiasa mendapat tempat untuk mendukung Trikula. Dan malam ini, untuk pertama kalinya sebuah acara resmi dihadiri oleh Tuan Erlangga yang baru, mari bersulang untuk kepemimpinan Tuan Arga Erlangga.” Semua orang mengangkat minumannya. Dio memperhat
103.7K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as putri keong mas
Read
+Library
Kepentok Cinta Mas Bian

Kepentok Cinta Mas Bian

Srekkkk Aku begitu terkejut saat tiba-tiba tangan mas Bian menarik ku ke dalam dekapannya, "Dia adikku pak!" ucap mas Bian sambil tersenyum. Aku terdiam tidak percaya, bisa-bisanya mengatakan kalau aku adiknya. "Benarkah? Siapa namamu?" pria yang di panggil pak Kenan itu mengulurkan tangannya padaku, saat tanganku hendak terulur mas Bian tiba-tiba menahan lenganku. "Namanya Kiandra!" "Nama yang bagus!"
102.1K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as putri keong mas
Read
+Library
Istri Kontrak Ceo Dingin

Istri Kontrak Ceo Dingin

Seorang koki kantin bahkan keluar untuk menyambut Nyonya bosnya. Mata Aretha terbuka lebar ketika ia melihat koki asing itu menyapanya. "Suatu kehormatan saya bisa menyambut Anda Nyonya Aretha. Selamat datang untuk Anda, Sayaadalah Scortch, kepala koki di kantin ini. Tanpa mengurangi rasa hormat, kiranya saja diizinkan untuk melayani Anda ke depannya dengan baik." Scortch menyerahkan sebuah buku pada Aretha.
3.6K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as putri keong mas
Read
+Library
Istri Abangku

Istri Abangku

Kamal menoleh pada kumpulan ibu-ibu yang keluar dari masjid sambil bergerombol. "Pancinya, Bu. Panci anti pelakor. Panci anti pebinor dan anti miskin, Bu. Dijamin suami makin sayang dan uang belanja ditambahkan. Ayo, Bu, dipilih pancinya, Bu," seru Kamal memulai aksi promosinya. Kamal mengeluarkan semua isi tasnya untuk diperlihatkan pada ibu-ibu yang berhenti di depannya. "Berapa, Bang?" tanya seorang ibu sambil membolak-balik panci dan penggorengan. Kamal.
1019.9K viewsOn holdAdded to Library 497 Times as putri keong mas
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status