For Husband
Ketika Mas Rengga bergarak seakan kerasukan.
“Argggghh, nikmat sayang,” Teriak Mas Rengga. Saat kami keluar bersama.
Sudah tak terhitung, berapa kali aku keluar. Bahkan kakiku sudah lemas. Tidak lagi mampu menahan badan dan perutku, yang teramat besar. Jika pegangan Mas Rengga terlepas, aku pasti sudah merosot ke lantai.
“Hah, hah, hah,” suara nafas kami bersahutan.
Hot Chapters