MY TOXIC Husband
ujar Quensa pelan, seolah mencoba menyembunyikan kegelisahan di balik kata-katanya.
Kaiden menoleh, tatapannya penuh perhatian namun diselubungi nada menggoda yang mengiris, “Makan yang banyak, tubuhmu kurus kayak orang kelaparan, tapi perutmu itu sudah membulat seperti pasien gizi buruk yang stres.”
Quensa terpaku, matanya membulat bingung, tak berani membalas ledekan itu. Masih ada rasa sungkan yang membuatnya pasrah menuntaskan sarapannya meskipun dalam hati dia sibuk menggertu.
Hot Chapters