Pembalasan Wanita Terhina
"Tidak boleh seperti itu May, semua sudah menjadi rahasia Allah."
"Eh Nur, tapi ya, kalau aku lihat-lihat, Bang Raihan itu sepertinya kagum loh sama kamu."
"Ih–apa sih May, kamu itu mengada-ngada, dia laki orang loh, lagian sedari tadi Bang Raihan juga menatap kita cuma bentar saja, karena dia memang menjaga pandangannya."
"Entahlah ya May, mungkin perasaanku saja."
"Iya May, itu perasaan kamu saja, ya sudah mending kita pulang yuk, ini sudah malam."
Sikat na Kabanata