RANJANG BERDARAH
Warna merah bertuliskan kebencian, warna biru bertuliskan kenangan, warna kuning bertuliskan dilupakan, dan warna hijau bertulisan harapan.
Suara langkah kaki menginterupsi. Jihan menoleh saat menyadari bukan hanya dia yang ada di ruangan ini. Seorang wanita bergaun putih berdiri di sampingnya. Rambut panjang menyentuh paha, kulit pucat yang berseri, dan wajah yang begitu cantik dan bersinar bak dewi. Ya, dia adalah Nyai Damini, dalam wujud yang lain.
"Hidup itu pilihan. Kalau kau mau hidup, kau harus memilih. Mana dari ke empat pintu itu yang akan kau pilih, Jihan?" Nyai Damini memulai percakapan.
Hot Chapters