Kuasa Rahasia Suami Dadakanku
“Maaf, Pak. Bagi kami, semua tamu di sini sama. Bapak ini datang lebih dulu, jadi silakan pilih meja lain agar tidak mengganggu pengunjung lain.”
Wajah Rafael semakin merah. Ia ingin protes, tapi wanita di sampingnya menarik-narik tangannya.
“Rafa, ayo kita cari meja lain saja.”
Rafael menatap nyalang ke arah Tyo dan Gladys secara bergantian. Dadanya terlihat naik turun cepat, seolah ada api berkobar di dalamnya. Namun, kemudian ia berbalik dan melangkah pergi dengan kasar. Bukan menuju meja lain, tapi ke arah pintu.
Bab Populer