Kakak Sepupu di Ranjang Suamiku
Suara bariton yang bernada menyebalkan itu sukses membuat wajah Nayara mendongak.
“Pak Elkan ... ngapain duduk di meja orang? Meja lain kan banyak!”
“Memangnya kamu tidak lihat? Meja lain penuh semua, cuma meja ini yang tersisa.”
Nayara celingukan, dia memastikan sendiri dan ternyata memang semua meja sudah terisi penuh.
“Ya tapi kan saya belum kasih izin Bapak untuk duduk di sini,” protes Nayara tidak senang, lalu meraih gelas berisi lemon tea pesanannya.