Ratu yang Merebut Singgasana
Gadis yang selama ini dikabarkan lemah dan terisolasi, kini berjalan dengan punggung yang tegak lurus, dagu yang terangkat tinggi, dan tatapan mata yang jernih tanpa ketakutan sedikit pun.
Di ujung altar, berdiri Valerio Moretti.
Pria itu terlihat luar biasa tampan sekaligus mematikan dalam balutan tuksedo hitam pekat dengan potongan yang sempurna. Rambutnya disisir rapi ke belakang, menampilkan dahi yang kokoh dan sepasang alis yang tebal.
Matanya yang tajam tidak lepas dari sosok Alin yang sedang berjalan mendekat. Ada kilatan ketertarikan dan kepuasan yang mendalam di dalam manik mata sang Don tertinggi kota ini.