Dendam Wanita Terbuang
“Aku hampir lupa, ingatannya bisa saja kembali, itu akan membuatmu dalam bahaya, atau ingatannya tidak akan pernah kembali, tergantung dari keberuntangan,”
“Aku tidak percaya pada keberuntungan, Tir,”
Tirtan hanya tersenyum, kemudian keluar dari kamar.
“Pukulan wanita itu begitu kuat, aku rasa rahangku retak,” keluh Tirtan.
Selepas kepergian Tirtan, Elang masuk ke dalam ruang kerjanya. “Aku ingin kau memeriksa latar belakang wanita itu sekali lagi, semua informasi tentangnnya,”
ตอนยอดนิยม