Malam Pertama Sang Istri Kontrak
“Dulu aku mengenakannya dengan hati yang kosong. Tapi nanti, ketika aku memakaikannya lagi, aku akan melakukannya dengan hati penuh cinta.”
Aisyah kemudian berdiri di depan cermin, menatap wajahnya sendiri. Wajah yang lelah, penuh luka, tapi juga penuh kekuatan. Ia tersenyum, meski air mata masih mengalir. “Aku siap, Arga. Aku siap menyambutmu. Aku siap menjadi istri yang kau butuhkan. Dan aku siap untuk malam pertama kita yang sesungguhnya, bukan lagi kontrak, bukan lagi formalitas, tapi cinta yang nyata.”
Hot Chapters