Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Greedy

Greedy

Rey kembali duduk di kasurnya. "Aku kayaknya jahat sama Naina. Landasan cinta itu percaya satu sama lain. Kenapa aku nggak percaya sama dia? Hatiku berkata dia nggak mungkin ngelakuin semua ini. Tapi, pikiranku selalu berontak. Hati sama pikiranku nggak mau sejalan. Aku perhatiin, kalau Naina itu nggak ngerasa bahagia sama Alex. Sedangkan, kalau sama aku dia merasa kalau kita ini udah kenal lama. Padahal, kan hubungan kami berdua saat ini cuma majikan sama pembantu," ucap Rey. Ia termenung sebentar. "Mungkin, kali ini aku harus coba untuk percaya dan pakai hati, jangan pakai pikiran." ***
105.4K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as realise
Read
+Library
YOU

YOU

Hal penting apa emang yang mau kamu bahas sama aku? XavierAG (Nanti aja kita bahas langsung oke, aku balik kerja lagi ya. Jaga diri kamu baik-baik oke dan sampai bertemu di tanggal 08, Ocean)
2.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as realise
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedprend lies5
Aku terkesiap salah tingkah. “Jadi, kamu nggak perlu insecure. Don’t be fear of being you. Kamu akan ditemukan dan menemukan seseorang yang memang mencintai kamu yang seperti ini.” tambahnya sambil mencubit kedua pipiku. Mataku seketika melotot kaget. Alfa menarik tangannya sambil tertawa melihat reaksiku. ***
104.0K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as realise
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

tanya Speranza. Caiden mengepalkan tangannya dengan kuat. Dia melepaskan cengkramannya dari dagu Speranza. "TIDAK AKAN PERNAH!!" bentak Caiden membuat Speranza memejamkan matanya. Speranza berdiri menghadap Caiden. "Kalau begitu bersiaplah menerima perubahan karena dunia penuh dengan perubahan," kata Speranza dan berjalan menuju kamarnya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as realise
Read
+Library
Alice

Alice

Jangan memandang seseorang dengan sebelah matamu Tapi pandanglah seseorang dengan kedua matamu ---------:--------- Angle wing memarkirkan mobil mereka di depan gerbang sekolah, nampak gerbang sudah terkunci rapi dan lapangan sudah sangat sepi. Mereka keluar dari mobil, memikirkan cara agar mereka bisa masuk kesekolah. "Bolos aja yok" ucap Auri sambil melihat kearah lapangan yang sangat sepi.
105.9K viewsOn holdAdded to Library 189 Times as realise
Read
+Library
RETAK

RETAK

"Vi, maaf banget, ya. Aku ada kerjaan penting. Kamu pulang naik ojek enggak apa-apa?" Vitaloka mendongak kala Sebastian sudah selesai menelepon. Bukannya mengiakan, justru Vitaloka malah menatap lekat wajah Sebastian. Tak ada yang mencurigakan, dengan terpaksa dia mengangguk sebagai balasannya. "Enggak apa-apa, Vi?" "Iya, enggak apa-apa. Lagian aku ngertiin kamu, kok." Vitaloka mengulas senyum manis guna menenangkan. Lalu Sebastian pamit setelah menaruh lima lembar uang merah di atas meja.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as realise
Read
+Library
Remorse

Remorse

Namanya juga harapan, gak semuanya bisa jadi kenyataan. Dengan berbagai macam keberanian, Nadya berjalan melangkah menuju tempat parkiran. Siapa tau Raga kembali mengajaknya pulang bersama. Namun kenyataan tetaplah kenyataan, tak sesuai dengan ekspetasi tingginya. Sosok Raga malah pergi berlalu bahkan setelah melihat Nadya berdiri disampingnya.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as realise
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status