Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Home

Home

33 ["Kamu di mana? Kenapa dari kemarin nggak angkat teleponku?!"] Mutia menunduk dalam setelah mendengar bentakan Rey melalui sambungan telepon. Jantung Mutia berdetak begitu kencang akibat rasa takut serta firasat tak enak yang menghampiri. ["Sengaja? Iya? Kamu sengaja kabur supaya setiap hari orang tua kamu telepon aku? Setan!"]
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 362 Times as kenyataannya
Read
+Library
Penyesalanku

Penyesalanku

sahut Uma sewot. "Lho kok ngeres, aku bener kan? Rugi kalau sudah bayar tapi nggak dipakai. Kan bisa kita pakai mandi, istirahat, masak gitu dibilang ngeres? Emang kalau di kamar hotel harus gituan ya? " sanggahku. "Mas Prabu nyebelin!" Uma memukul pelan dadaku, sambil tertawa kecil. "Nyebelin tapi kamu mau."
1024.4K viewsCompletedAdded to Library 537 Times as kenyataannya
Read
+Library
SENTUHAN YANG SALAH

SENTUHAN YANG SALAH

ucap Anya, suaranya mulai bergetar menahan tangis. "Kalau halal, kenapa Kakak kelihatan ketakutan pas Arka tanyain? Kenapa baju Kakak sekurang bahan ini?!" Arka melangkah satu kali lagi, kini jaraknya hanya satu meter dari Anya. Air mata akhirnya luruh membasahi pipi remaja itu. "Kak... tolong jujur sama Arka. Kakak kerja apa di sana? Kakak gak ngejual diri demi Arka, kan? Kakak gak ngelakuin hal kotor cuman buat beli obat-obat Arka, kan?!"
10252 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as kenyataannya
Read
+Library
Pemalas Penantang Dewi

Pemalas Penantang Dewi

Baaaammmm! Monster kelinci langsung terpelanting dan menghantam tanah dengan keras akibat pukulan Ken. “Apakah yang terjadi barusan hanya sebuah kebetulan saja?” Ken menggelengkan kepalanya untuk membuang pikiran pesimisnya itu. “Aku harus berpikir positif dan yakin bila ini bukan hanya sebuah kebetulan, sekarang aku hanya butuh pembuktian untuk meyakinkan hati dan pikiranku saja,” ucap Ken dengan percaya diri.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as kenyataannya
Read
+Library
Kita yang Menjadi Kita

Kita yang Menjadi Kita

Ia rasa ia harus menyampaikan kebenaran. "Jadi kamu ingin berkata kalau ia pergi disaat kamu tengah tertidur karena pengaruh obat? Astaga! Omong kosong apa lagi yang coba kamu sampaikan?" Jane terlihat tidak mempercayai ucapan Rena. "Bukan. I-itu bukan omong kosong." Rena tertohok, ia sedikit tersinggung.
108.6K viewsCompletedAdded to Library 240 Times as kenyataannya
Read
+Library
Karma(penyesalan)

Karma(penyesalan)

Itulah judul trending topic hari ini. Amira menelan salivanya. Ia begitu terkejut mendengar berita yang tersiar hari ini. Betapa tidak? lelaki yang tadi menyatakan cintanya diatas panggung, kini sudah berada lemas diatas ranjang kesakitan. Usahanya untuk mengejar Amira, disalah artikan pihak berwenang, yang terpaksa memberikannya kenang kenangan dibetis kanannya.
1054.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as kenyataannya
Read
+Library
Aku ADA

Aku ADA

Kenya POV end Kenya tidak memiliki pilihan lain, Dia terpaksa harus beristirahat di tenda Mereka. Kejadian yang dialami sama sekali tidak berlogika, mungkinkah hanya Kenya saja yang mengalaminya? Lalu, bagaimana dengan Anita dan Akila?
102.8K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as kenyataannya
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status