Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Identity

Identity

Apakah ini sebuah ilusi, karena akalku tak mampu mencerna apa yang tengah terjadi. Aku menarik tuas dan menginjak pedal gas dalam-dalam, membelah jalanan kota Tashkent yang hari itu tidak terlalu ramai. Pikiranku berkecamuk. Kini tak bisa membedakan mana mimpi, ilusi dan realita.
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 206 Times as realise
Read
+Library
REINKARNASI

REINKARNASI

Dan setelah mengucapkan itu, tiba-tiba angin sepoi di sekitar mereka berubah menjadi angin ribut yang sangat dahsyat! Segara sampai terpental jauh! Badannya melayang-layang di atas hamparan padang rumput itu. Lalu berikutnya cahaya putih benderang muncul kembali menusuk netranya! Itu adalah semacam portal yang bisa menghubungkan dunia nyata dengan dunia di masa lalu! Zaaappp!!!! Dan semuanya menghilang! Segala hal di sekitar Segara kembali menjadi tenang, gelap, dan juga sunyi. Suara tetesan air kembali terdengar, menitik satu demi demi satu. Dan relief yang tadinya menyala berwarna hijau sudah menghilang!
9.947.1K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as realise
Show Reviews (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Read All Reviews
Memory

Memory

POV. Aksara Dari pantulan kaca spion, aku melihat Hasna berdiri--dia sempat melambaikan tangan dengan ragu. Aku yakin dia akan menunggu, walaupun aku datang terlambat. Aku pasti datang, itu janjiku.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as realise
Read
+Library
Choice

Choice

“Aku jadi nggak tega sama Reihan. Kita bilang aja sekarang ya.” “Berani ngomong sekarang artinya jadi pengkhianat. Alamat tidur di luar.” Adam hanya mampu nyengir kecut. Dia memberikan tanda damai dengan jari telunjuk dan tengah yang membentuk huruf V.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as realise
Read
+Library
PESONA

PESONA

Gio menatap kepergian Ayla dengan tatapan dingin lalu menelpon bagian cctv untuk mengirim rekaman cctv di ruang kelas nya dari awal ia mengajar sampai selesai. TWO WEEK "AYLA", panggil gio berusaha mengejar Alya yang berlari menjauh dari nya. "Ay maaf saya sudah salah sangka sama kamu ternyata finar yang salah, saya janji bakal keluarin finar dari kampus ini, maafin saya Ay"
1016.0K viewsOngoingAdded to Library 463 Times as realise
Read
+Library
Mistake

Mistake

takut aja ngebayangin yang engak engak kan berabe . gegara nonton SBS nya jk kan pikiran ku jadi engak waras . hahhahaaha semoga suka 💛
8.712.1K viewsCompletedAdded to Library 386 Times as realise
Read
+Library
Fake

Fake

Ali mendekati Dido dan Adit. “Dicoba aja dulu,” lanjutnya, tak menyerah membujuk kedua temannya itu. “Sorry bang, gue lagi miskin nih kagak punya duit,” tolak Dido halus, yang disusul dengan anggukan Adit membuat Ali menghela nafas. “Oke, gue nggak bakal maksa. Tapi kalo lo mau hubungi gue.” Dido dan Adit mengangguk.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as realise
Read
+Library
Exit

Exit

Dan benar saja. Buku yang kuambil merupakan buku ilmiah self-reminder karya Charles Duhigg yang berjudul The Power of Habit, kalau diartikan dalam bahasa Indonesia—kekuatan kebiasaan. Ketika aku membuka lembaran pertama firasat buruk menyergap. Benar saja, ketika tiba di bagian pertama aku menyadari sesuatu, menelan ludah. Sial ternyata buku aslinya, belum terjemahan, masih murni dalam bahasa asing. Aku mengatur nafas, merasa pusing kepala karena melihat banyak huruf-huruf menjadi kalimat, bak tanaman kebun besar yang saling menyesaki halaman, belum lagi bahasanya yang tidak akan pernah kumengerti. Aku melempar pandangan ke buku milik Laura sebelum rasa pusing membuatku pingsan di tempat dal
102.8K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as realise
Read
+Library
Reality Reloaded

Reality Reloaded

[Peringatan Global: Integritas Realitas Menurun di Sektor Barat] [Status: Laboratorium Bayangan Dinonaktifkan oleh Pihak Ketiga] "Sistem ini... dia menyiarkan apa yang kita lakukan?" gumam Bima dengan wajah pucat. "Bukan sistemnya yang menyiarkan, tapi realitasnya yang mulai bocor," jawab Aldo. Ia memanggil layar statusnya yang kini berpendar lebih terang di Level 11. Ia memiliki 5 poin statistik tambahan yang belum didistribusikan. Aldo segera mengalokasikan 3 poin ke Kecerdasan dan 2 poin ke Kelincahan, sadar bahwa ia butuh kecepatan lebih untuk menghindari kejaran yang akan datang.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as realise
Read
+Library
Back To Home

Back To Home

“Anindya.” Aku kembali memandang Pak Ray, sosok atasan yang mau menerimaku, dari aku yang tidak tahu apapun terkait gerlapnya dunia kerja di Ibukota. “Stay safe whenever you are.” Aku tersenyum. “Thanks, Pak.”
673 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as realise
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status