Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

GERYYYYYYYY! *******
1047.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai rechazado
Baca
+Pustaka
Indy Shinta
Halo, teman-teman. Selamat datang di novel terbaruku. Novel ini kubuat dalam rangka lomba menulis, dengan tema: "Haruskah Aku Menjadi yang Kedua." Tinggalkan jejak komentarmu ya... Yuk, dukung novel ini dg kasih vote :) Thx. Happy reading...
Indah Suwarni
aku kira sama Presdir lagi tapi balikan ke mantan ,kok aku kecewa ya......,padahal si Presdir red flag,aku berharap si anak cewek bukan anaknya Nathan .aku maraton baca ini. bagus kok alur nya.emosinya dapet.
Baca Semua Ulasan
PACAR ABANGKU SAKIT JIWA

PACAR ABANGKU SAKIT JIWA

Arrrggghhh… ***
9.821.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 645 kali sebagai rechazado
Baca
+Pustaka
Reset

Reset

TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai rechazado
Baca
+Pustaka
ZONA MANTAN

ZONA MANTAN

Namun, tidak. Keputusan Juda sudah bulat. Juda pun menggeleng tegas. “Maaf, Hamish.” . . to be continued
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai rechazado
Baca
+Pustaka
ALVAREZ

ALVAREZ

"I'm deeply sorry, but.." Muel ikut maju dan makin dekat seraya Athena menggantung jawaban. "Ya? Tell me." "I have to say no. Dan gue gak mau dibantah," tegas Athena. "Menolak Invaders?" Muel mengangkat sebelah alis. Athena berangguk. "Ya, menolak Invaders."
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai rechazado
Baca
+Pustaka
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

Pak Dimas mengulang lagi pertanyaan yang tadi, tapi kini dengan suara yang lebih lembut. "Maaf, pak Dimas. Bukannya saya menolak rejeki yang bapak berikan pada saya, Namun untuk saat ini, saya sedang tidak membutuhkan mobil," ujar Evan, dengan menundukkan kepala tak berani menatap pak Dimas. "Ah, itu sudah kuduga. Mmm ... ." "Maaf, Pak. Seandainya mobil itu saya jual, bolehkah?" tanya Evan lagi "Kau butuh uang?"
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai rechazado
Baca
+Pustaka
RETAK

RETAK

Dia masih ingin menikmati masa sendirinya. Merenungi banyak hal, terutama kegagalan dalam menjalin hubungan percintaan. Selalu saja gagal saat keduanya akan menuju proses ke pelaminan. Sudut bibir Vitaloka tertarik ke atas membentuk bulan sabit. Sorot matanya tampak mendung. Hatinya kembali terasa sakit mengingat pengkhianatan yang dilakukan oleh Sebastian. Vitaloka memejamkan mata, berharap ingatan tentang masa lalu itu seketika lenyap. Dia tidak ingin mengingatnya, tetapi semakin berusaha dihalau. Malah semakin melekat.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai rechazado
Baca
+Pustaka
Dia

Dia

Dari sudut mata, dia bisa melihat lawan bicaranya itu menunduk dan mengusap kasar wajahnya. "A-aku kecewa lagi-lagi kamu lebih memilih benda haram itu di banding mencari aku untuk menumpahkan keluh kesah kamu," lanjutnya. "Maaf a---," sang pria mengangkat kepala dan hendak meraih tangan si perempuan, namun belum juga tersentuh si perempuan dengan cepat manarik tangannya menjauh. "K-kenapa--," Gadis itu mencoba berbicara namun tersendat. Ia memejamkan mata, mencoba menghalau air mata yang lagi-lagi ingin keluar.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai rechazado
Baca
+Pustaka
DIA YANG MENOLAK DIABAIKAN

DIA YANG MENOLAK DIABAIKAN

Aku benci hati ini masih cemas pada Mas Arga, Entah di mana dia berada, mungkin di rumah orangtuanya atau bisa jadi di tempat kekasihnya, aku khawatir bahwa kemarahan tadi membuatnya menjauh tanpa menyelesaikan persoalannya denganku. Kuambil ponsel, mencoba menghubunginya. Hanya ada bunyi sambungan tanpa akhir, sampai operator atomatis berbunyi bahwa dia tak menjawab panggilannya. Kucoba sekali lagi, kali ini paggilanku ditolak. Aku tertegun, mungkin sudah benci sekali, sampai dia menolak menjawab telponku. Sebelumnya, ini tidak pernah terjadi.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai rechazado
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status