Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Valentine & Memories

Valentine & Memories

"Ini Dhimas teman satu angkatan loe, dulu kita sering sharing di perpus sekolah." "Oh...iya...iya gue inget. Loe Dhimas yang pakai kacamata itu kan ?" "Iya Meer, beberapa waktu lalu kita juga ketemu di mall dan loe buru-buru pergi." Meera mengingat namun gagal, memang dia tidak pernah peka dengan keadaan sekitar. "Gue dapat nomor loe dari Arka, cuman mau bilang Happy birthday Meer," Meera mengingat tanggal dan dia baru teringat perihal ulang tahunnya. Ya tuhan, seperti biasa dia tidak pernah mengingat hari ulang tahunnya.
5.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 200 Beses bilang reminders of him
Read
+Library
Kenangan yang Tertinggal di Musim Panas

Kenangan yang Tertinggal di Musim Panas

Akhir-akhir ini, semua orang di SMA Negeri 1 menyadari ada yang berubah pada diri Emilia Prasetyo. Dulu, semua orang merasa dia sangat bucin dan bodoh. Setiap hari, dia selalu berusaha mendekati Aaron Saputra. Namun, dia tiba-tiba tidak lagi muncul di hadapan Aaron, melainkan belajar dengan serius. Semua orang pun tertawa dan mengejeknya. "Apa gunanya belajar? Sudah terlambat!" Semua orang di SMA Negeri 1 mengira Emilia hanya cantik, tetapi bodoh. Tidak ada yang tahu bahwa dia sebenarnya hanya berpura-pura. Selama tiga tahun di SMA, Emilia menjaga nilainya tetap berada di ambang batas kelulusan dalam setiap ujian. Sampai ujian masuk perguruan tinggi hari ini, dia baru berhenti berpura-pura.
643 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 12 Beses bilang reminders of him
Read
+Library
Memoar Rasa

Memoar Rasa

"Eh iya juga sih hehehe. Ya aku cuman mau ngingetin aja sih, siapa tau kan lupa hehehe." "Gak kok mas, aku gak mungkin lupa. Lagian aku juga pengen spend my time only with you hehehe." "Bisa aja sih kamu ini bikin melelehnya. Tahu gak? Aku udah meleleh kaya es batu yang di taruh di tengah gurun sahara." "Ya ampun..." "Hahaha."
2.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 83 Beses bilang reminders of him
Read
+Library
(UN)REMEMBER (Indonesia)

(UN)REMEMBER (Indonesia)

"B-bukankah kakak bilang selama ini ingatanku selalu kembali ke masa dimana aku dan dia sudah putus? Aku bahkan melihat dengan jelas rekaman yang selalu kakak tunjukkan padaku." "Itulah kenapa aku bertanya padamu, apa ada sesuatu belakangan ini yang membuatmu terhubung dengan lelaki itu?" tanya Mira lagi. "Aku tidak begitu yakin, karena aku tidak ingat. Hanya saja aku sempat bertemu dengan seorang anak kecil yang wajah dan sifatnya sangat mirip dengan dia," Ara berusaha mengingat sesuatu. "Anak itu memakai seragam yang sama dengan sekolah Esa pada saat SD."
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 83 Beses bilang reminders of him
Read
+Library
Why Him?

Why Him?

“Kau pikir siapa dirimu berani melawanku, hah? Kau hanya lajang rendahan yang telah menghancurkan kehidupanku.” Ia memandang figura photo yang terpajang di ruang tengah kediamannya. Meski samar, tapi Ellecio bisa dengan jelas melihat sosok lelaki di photo itu berpose tersenyum sembari merangkul bahu sosok lain yang tak lain adalah dirinya sendiri. Wajahnya di sana masih begitu belia, remaja yang dulu memiliki senyum secerah matahari kini bertumbuh menjadi sosok hitam yang tak dikenali.
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 73 Beses bilang reminders of him
Read
+Library
Days to Remember

Days to Remember

Pagi ini aku menyeruput mimpi indah, berbagi pandangan semu dengan seseorang di balik telepon. Beberapa kata menjadi pengingat satu sama lain. Aku masih tidak menyangka telah bersama dengannya untuk waktu yang tak terduga.
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 97 Beses bilang reminders of him
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Ucap Violet dengan tersenyum dan melambaikan tangannya. "Jordan." Baiklah ia sudah mengingat namanya, tapi agar ia tak melupakan nama Jordan. Ia pun menulis di hpnya dan di jadikan wallpaper untuk di ingat tatkala ia lupa. Kasihan juga melihat Jordan yang murung karena tak di ingat olehnya.
9.93.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 116 Beses bilang reminders of him
Read
+Library
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

"Kalau salah… dia meledak. Dan kita semua jadi suaranya." Ilham berlutut, kedua tangannya menyentuh lantai suara. Matanya memejam. Dan perlahan, ia membiarkan **semua kenangan yang tak disadari** datang: Wajah-wajah yang dilupakan. Tempat-tempat yang tak diberi tanda. Tangan yang pernah menyentuh, lalu dilupakan. Dan dari dalam dirinya… muncul satu gambar samar. **Seorang perempuan tua.**
102.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 59 Beses bilang reminders of him
Read
+Library
Memori Setengah Hari

Memori Setengah Hari

Terlebih pernikahannya dengan Dimas sudah digariskan ditentukan dan mendekati hari H. Ini semua mustahil! Ini tidak boleh terjadi! Tidak pantas untuk dilanjutkan. Tapi... Ya Tuhan! Rasa ini begitu menyiksaku. Kemana ia selama ini. Membiarkanku terkapar dalam kesendirian. Dihunus sepi! Ditikam dari sana-sini. Berjuang sendiri...dan kini kau kembali. Ingin rasanya aku hilang ingatan lagi. Melupakannya. Menghancurkan bayangannya. Engkau hanya datang untuk meninggalkan luka. Luka yang teramat dalam!
3.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 71 Beses bilang reminders of him
Read
+Library
Kenangan Rindu

Kenangan Rindu

Terlihat jelas pantulan dirinya dari kaca lemari yang berada di samping tempat tidurnya. Tubuh tinggi atletis, dengan perut yang lumayan menampilkan otot-otot nya, di tambah dengan rambutnya yang masih setengah basah, menambah kesan maskulin yang ada di dalam diri Andre. Dia lalu mengambil handphone nya yang ada di atas kasurnya dan melihat ada beberapa panggilan dari kekasih hatinya yang tidak lain adalah Sarah. Lalu, dia juga melihat ada beberapa pesan dari nomor yang tidak di kenalnya.
104.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 115 Beses bilang reminders of him
Read
+Library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status