Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta yang Diracik Takdir

Cinta yang Diracik Takdir

Ia membukanya perlahan. Di halaman pertama, gambar desain gaun sederhana. Di halaman berikutnya, sketsa restoran. Di halaman lain—potret Grandma yang ia gambar di taman – Paris. Dan di salah satu halaman, tanpa sadar … wajah Evan. Siska terdiam lama menatap sketsa itu. “Bodoh,” gumamnya pelan. Ia mengambil pena, lalu dengan tangan sedikit gemetar, mencoret gambar itu perlahan. Tidak sampai merusaknya. Hanya cukup untuk membuatnya tidak lagi sempurna.
756 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as sketsa daun simple
Read
+Library
Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

Kini jemarinya mulai lincah menggoreskan garis-garis abstrak di atas layar tablet, mencoba memikirkan konsep perhiasan baru yang berkarakter unik. ​Drrt... Drrt... ​Baru saja Bianca mulai tenggelam dan fokus membuat sketsa baru, ponsel di samping laptop bergetar minta perhatian. Begitu matanya melirik layar, jantung Bianca langsung merosot ke lambung. Nama 'Pak Damian Kulkas' yang ia simpan diam-diam berkedip di sana.
1043.3K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as sketsa daun simple
Read
+Library
Kakak Kelas dari Mimpiku

Kakak Kelas dari Mimpiku

Menggambar selalu menjadi pelarian terbaiknya saat otaknya dipenuhi banyak hal. ​Sketsa pertamanya adalah sebuah rumah modern kontemporer yang besar—rumah Natha. Di halaman berikutnya, dia menggambar Ketua OSIS-nya itu, lengkap dengan sudut bibir yang terangkat tipis, menampilkan binar jahil yang persis seperti ekspresi Natha di dalam mobil tadi.
10520 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as sketsa daun simple
Read
+Library
Kanuragan Jati

Kanuragan Jati

Tak mudah untuk membuatnya berbicara, Wira Soma menggunakan sedikit taktik. Wira yang cukup tahu beberapa jenis tanaman herbal, dia memetik beberapa lembar daun krawe yang tumbuh di sekitar hutan. Sebelumnya, Wira membungkus tangannya dengan beberapa lembar kain. “Jawab pertanyaan kami, atau daun ini akan bertindak!“ ancam Wira pada Ki Malakasa.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as sketsa daun simple
Read
+Library
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Pensil kecil sudah menanti di atas buku gambar. Raka masuk perlahan. Setiap langkahnya terasa hati-hati, seakan ia sedang melangkah di atas kaca tipis yang bisa retak sewaktu-waktu. Ia menatap Elina yang kembali larut dalam coretannya. Garis-garis sederhana memenuhi kertas, perlahan berubah menjadi rumah dengan atap segitiga, pohon dengan lingkaran besar sebagai daun, dan kadang hanya lingkaran-lingkaran acak yang diberinya nama.
10140.2K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as sketsa daun simple
Show Reviews (17)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Read All Reviews
Clover Beside You (INDONESIA)

Clover Beside You (INDONESIA)

ucap tante Tika memandang Alexa seolah meminta jawaban. "Bagus tante," ucap Alexa pelan. Tante Tika memandang Alexa lekat dan lalu memandang kembali gambar yang yang berbentuk seperti 4 bulatan yang saling melingkar tak simetris. "Ini gambar daun," Tante Tika mengulangi kalimatnya lagi. "Ini gambar daun," tangannya tiba-tiba menggenggam lengan Alexa kuat. "Ini hanya daun, Alexa!" bentak tante Tika. Pandangannya membuat Alexa bergidik ngeri.
1012.2K viewsOngoingAdded to Library 291 Times as sketsa daun simple
Read
+Library
Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Biarkan Aku Membantumu Nyonya

balas Nadia, mencium kening Dava. Nadia turun dari pangkuan Dava, keluar ruang kerja dengan senyum. Dava menyalakan laptop lagi, tangannya mulai bergerak di tablet gambar. Ide yang macet tadi pagi sekarang mengalir deras—sketsa demi sketsa muncul dengan cepat. Di bawah, Nadia kembali ke dapur, tersenyum sendiri. Ia tahu cara terbaik membahagiakan Dava—bukan hanya dengan kata-kata, tapi dengan kehadiran dan kasih sayangnya.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as sketsa daun simple
Read
+Library
Sketsa Cinta Arina

Sketsa Cinta Arina

Let's walk together, holding our hearts firmly toward the future. Yours truly, Arina Aku termenung memperhatikan tulisanku. Ku pikir aku sudah berupaya untuk sesederhana mungkin, ternyata hasilnya masih terdengar bersakarin. Aku berupaya menahan tawa, tapi masih terkikik juga. Lantas aku mencari kardus untuk memasukkan hadiah untuk Andre. Ketemu! Eh, tunggu! Aku mengambil sesuatu yang aku simpan di buku sketsaku. Ah, ini layak juga diberikan padaku. Aku memandanginya beberapa saat, sampai wajahku merona sendiri.
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 483 Times as sketsa daun simple
Show Reviews (28)
Read
+Library
Teha
sekadar info: standar penguncian bab di GN sekarang dipukul rata 14 koin, bila jumkat dlm bab di bawah 1400 kata, ya. 1000 kata pun ttp byr 14 koin. namun utk novel ini sendiri, koin/bab bs lebih besar dikarenakan jumlah kata yg lebih banyak, jd sebenarnya pembaca mdpt harga lama 1 koin/100 kata.
Dwi Setiawati Puralangga
Sukaaa bangettttt... Alur ceritanya bikin ingat masa2 muda dulu.. ........ Dibawa mengenang ke masa itu, dan selalu saja senyum2 sendiri tiap baca.. .......... Intinya sukaaaaa.. ...️...️...️. Makasih ya Teha.. Bikin mood jadi bagus...
Read All Reviews
Satu Malam Bersama Adik Suamiku

Satu Malam Bersama Adik Suamiku

“Kamu serius bikin itu?” “Tentu. Kamu pikir aku cuma dengar-dengar aja?” Adrian mengeluarkan selembar kertas dan meletakkannya di meja kecil di antara mereka. Di atas kertas, tergambar sketsa sederhana sebuah rumah dengan taman kecil di depan, serta ruang tengah yang luas tanpa banyak sekat.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as sketsa daun simple
Read
+Library
Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed

Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed

ucap Devca sambil menghampiri saudara kembarnya. "Tunggu. Jangan ganggu aku. Sebentar lagi sketsaku juga akan selesai. Sudut ini memperlihatkan dengan detil setiap landscape hidangan dengan jelas. Meskipun memang cukup sulit, tapi hasil sketsaku pasti akan lebih baik dari punyamu." Duci tidak mau kalah, dia menjawab saudara kembarnya sambil terus saja fokus pada sketsanya. "Nah, aku sudah selesai" Duci juga mengangkat kertas sketsanya ke atas, tanda pekerjaannya telah selesai.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as sketsa daun simple
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status