Melihat kembali dunia komik Indonesia, nama Hilman Hariwijaya pasti tak asing bagi penggemar Lupus. Pria kelahiran Bandung, 12 Agustus 1965 ini adalah otak di balik serial remaja legendaris itu. Awalnya ia menulis cerita pendek di majalah 'Hai' sebelum menciptakan Lupus—tokoh culun dengan kawanan bernama Boim, Gusur, dan tentu saja Poppy. Yang menarik, meskipun Lupus identik dengan kehidupan metropolitan, Hilman justru menghabiskan masa kecilnya di kota kecil seperti Garut.
Kariernya tak hanya berhenti di Lupus; ia juga menulis 'Lupus Millenium' dan 'Olivia'. Gaya penulisannya yang segar, humoris, dan dekat dengan kehidupan remaja 90-an membuat karyanya tetap dikenang. Uniknya, sebelum menjadi penulis full-time, ia sempat bekerja di bidang periklanan. Kini, meski jarang muncul di publik, pengaruhnya terhadap sastra populer Indonesia tetap besar seperti warisan candaan khas Lupus yang selalu bikin pembaca tersenyum.