Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Suami Warisan

Suami Warisan

Lanjut Narendra, sorot matanya melayang selagi dia mengutarakan yang selama ini dipendamnya, “saya berbicara pada orang, pada Prabu, pada Nirmala, pada Nyai, tapi saya tidak pernah berbicara pada diri saya sendiri. Saya serakah, saya hilang akal jika sudah menyangkut akan energi, terutama bagi alam yang sedang saya jaga. Namun, saya tidak pernah berpikir tentang diri saya sendiri.” “Tunggu.” Tahan Rengganis, “kamu bilang kamu tidak pernah berpikir tentang diri sendiri? Hah, kamu orang paling egois yang saya kenal, Naren. Kamu tau apa pandanganku terhadapmu? Kamu lelaki berengsek yang memanipulasi banyak perempuan untuk memberikan energi berharga mereka untuk kepentinganmu sendiri. Dan sekara
10157.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 4.6K veces como renungan muhasabah diri
Show Reviews (58)
Leer
+Biblioteca
Ketut Martini
suami warisan...dari judulnya aza udh bikin penasaran.. seseorg yg mendapat warisan seorg suami?... setlah baca..waah...dari bab 1 smpe bab skrg udh ke 40 smakin aku jatuh cinta ...tokoh narend yg macho habis..trus rengganis pastinya gemoy banget..klop dech mreka berdua.. thor sera emg paling top.......
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Read All Reviews
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

"Tergantung bagaimana kita merasakan itu dari panca indra. Berat dan ringan tergantung latar belakang kita juga. Tetapi sayangnya bagi pelaku, mereka tidak memiliki kemampuan baik dalam mencegah bunuh diri secara batin. Di saat ada korban dalam sudut pandang umum, mereka justru mempercepat ritme dan dayanya. Terburu-buru tanpa keteraturan yang benar. Tak ada pengendalian diri tentang pentingnya memahami diri sendiri. Mereka dipenuhi warna hitam yang tidak sehat." "Apa baiknya kita tidak usah bertanya saja, Mislah?" "Maksud Anda?" "Kamu terlalu di luar nalar peserta lain. Bahkan peserta nomor satu sebelumnya tak serumit itu." "Maksudnya saya tidak boleh berlebihan menonjolkan diri? Apakah ber
102.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 67 veces como renungan muhasabah diri
Leer
+Biblioteca
Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat

Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat

"Mediasi satu bulan, ya? Kita coba fokus pada diri sendiri dulu?" "Ya, Mas," jawab Rania, suara bergetar. "Selama sebulan, kita ambil waktu untuk introspeksi. Kita lihat apakah masih ada yang bisa diperjuangkan. Kalau setelah itu... kita merasa tidak ada jalan keluar, mungkin memang ini takdir kita."
1.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 47 veces como renungan muhasabah diri
Leer
+Biblioteca
Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Kesadaran. Aku mengerutkan kening. Itu tidak normal. Aku bergeser, memeriksa apakah ada rasa sakit, apakah ada cedera yang mungkin terlewatkan. Tidak ada yang jelas. Tidak ada rasa sakit yang tajam. Hanya sensitivitas. “Hentikan,” gumamku pelan. Berbicara pada diri sendiri adalah kebiasaan buruk. Berbicara pada tubuhku seolah-olah dia berbohong padaku lebih buruk.
101.2K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 38 veces como renungan muhasabah diri
Leer
+Biblioteca
Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Dia mencoba mencerna apa yang baru saja diucapkan wanita separuh senja itu. "Sekarang kamu fokus kepada diri sendiri untuk bertaubat. Jangan salahkan diri orang lain atau mengkambinghitamkan orang lain. Mungkin dengan bergabungnya kamu ke dalam kamar ini. Hidupmu semakin terarah," katanya kembali mencoba menasihati Ririn. "Kalau mau taubat bisa saja di mana dan kapan saja. Aku tidak mau kalau caranya seperti ini," bentaknya tidak terima.
33.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.1K veces como renungan muhasabah diri
Leer
+Biblioteca
Remorse

Remorse

Kansa berujar kencang, kemudian menutup mulutnya yang tidak memiliki sopan santun itu. “Jangan gitu, Ca. Allah gak suka,” timpal Edo masih dengan tawanya. “Kecanduan cogan sih, makanya sengklek!” Tawa Anaya pecah dengan lontaran tak berdasar itu. Entahlah rasa lelah yang sedari tadi ditanggung kini hilang dirampas kebahagiaan.
103.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 118 veces como renungan muhasabah diri
Leer
+Biblioteca
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Mengurai Rasa Bersalah, Memaafkan Diri Sendiri. Pagi itu awan menggantung rendah, dan udara di sekitar tempat retret begitu sejuk dan hening, seolah semesta ikut mengatur napas bersama para peserta. Hari ini adalah salah satu hari yang paling emosional dan mendalam dalam program 100 hari tersebut. Tema besar yang diangkat adalah: “Mengurai Rasa Bersalah: Langkah Awal Memaafkan Diri dan Melangkah ke Depan.”
102.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 56 veces como renungan muhasabah diri
Leer
+Biblioteca
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Cahaya itu membentuk sebuah cermin—cermin yang sangat besar, memperlihatkan refleksi Chen Long. "Ujian terakhir adalah Ujian Konfrontasi Diri," jelas Penjaga. "Kau harus bertarung melawan dirimu sendiri—atau lebih tepatnya, melawan bayangan dari semua kemungkinan dirimu yang lain. Jika di suatu titik dalam hidupmu, kau membuat pilihan yang berbeda, bagaimana kau akan menjadi? Bayangan-bayangan itu akan muncul dan menantangmu."
618.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 499 veces como renungan muhasabah diri
Leer
+Biblioteca
Indra Keenam

Indra Keenam

Proses yang terpenting dalam mengenal diri sendiri adalah kamu harus jujur dan menerima akan semua fakta tentang dirimu, baik atau buruknya. 5. Bertanya pada diri sendiri Tanyakan pada diri sendiri, memang apa saja hal terburuk yang akan menimpamu di masa depan. Hal ini bertujuan agar dirimu siap menghadapi apapun rintangan dan kegagalan karena pada dasarnya kecemasan adalah ketakutan akan sesuatu hal yang belum pasti terjadi. Sehingga kamu semua bisa mengantisipasinya dengan menuliskan apa saja hal terburuk yang akan menimpa ketika kamu hendak melakukan sesuatu, maka dengan begitu rasa cemas dan takut akan bisa kamu atasi.
4.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 93 veces como renungan muhasabah diri
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
5678910
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status