Renungan Kasih Ibu
saran ibuku.
Disebabkan waktu sudah menunjukan malam, aku dengan segera menuju ke ruang tidur sambil merenungkan apa yang telah disampaikan ibuku tadi. Aku berfikir, apakah ini adalah salahku sampai sahabat-sahabatku tidak peduli denganku, ah..ya sudahlah. Mulai waktu ini, aku benar-benar berupaya untuk menata hati. Menjauhkan pikiran-pikiran negatif serta prasangkah-prasangkah yang tidak baik. Aku sudah mulai berhenti murung memikirkan bagaimana, bagaimana, dan bagaimana. Namun mulai waktu ini aku harus lebih banyak bergerak dan beraksi. Yang ada dalam benakku yakni apa lagi dan mana lagi yang harus segera aku lakukan. Pada akhirnya, majalah dinding tersebut telah berhasil kuselesaikan deng