Cinta di Balik Palu Hukum
Sudah berminggu-minggu berlalu sejak layar di seluruh dunia menayangkan wajahnya yang menatap jutaan orang dan berkata, “Jika hukum punya mata, biarlah malam ini ia menatap siapa yang sebenarnya bersalah.”
Kini, semua terasa seperti mimpi yang terlalu nyata.
Kota kembali hidup, tapi dengan wajah baru—lebih tenang, lebih berhati-hati.
Hukum sedang dibangun ulang tanpa sistem pengawasan tirani, dan nama mereka bertiga—Raisa, Revan, Nayla—menjadi legenda yang jarang disebut, tapi tak pernah dilupakan.
Raisa duduk di balkon sebuah rumah kecil di pinggiran Bandung. Hujan turun lembut, menimpa dedaunan yang mulai tumbuh kembali setelah musim panjang penuh kekacauan.
Bab Populer