Cinta Orang Ketiga
Toh, pada kenyataannya, antara aku dan Andini, tak pernah ada kedekatan khusus, hubungan kami murni teman dekat.
Namun, semua menjadi masalah saat kenaikan kelas dua belas. Seorang murid baru, menarik perhatiaanku. Dia tak secantik juga tak sekaya Andini, tetapi setiap memandangnya, aku tak pernah bisa mengalihkan pandangan. Apalagi saat dia tersenyum, duniaku seakan berpusat ke dia saja. Namanya, Sarmila. Cocok sekali, wajahnya memang semanis namanya. Kulit gadis itu tidak putih, tidak juga hitam. Kuning langsat orang bilang. Hidungnya yang membuatku gemas, tulangnya sangat tinggi, persis prosotan di taman kanak-kanak.