Pesugihan Kandang Bubrah
Napasnya memburu, sementara Jatinegara masih memeluknya erat, bahunya bergetar karena tangis yang tertahan.
Dimas mengusap keningnya yang dipenuhi keringat, memandangi sisa api yang perlahan mengecil di tengah lingkaran ritual. Sementara itu, Ustadz Harman masih duduk bersila, bibirnya terus berkomat-kamit melantunkan doa-doa perlindungan.
Mereka telah berhasil memutuskan ikatan dengan pesugihan Kandang Bubrah. Namun, Lila tahu ini belum sepenuhnya berakhir.