ISTRIKU SERING MENANGIS
Sebab, aku tahu Mayang takkan tega jika aku seperti ini.
"Mas, aku ada Mama dan Papa, kamu urus Ibu saja, nggak apa-apa! " sahut Mayang. Ia sudah mulai termakan ucapanku.
"Bu, lebih baik diurus Sita saja, ia kan menantu terbaik Ibu, " sindir Rindu yang tiba-tiba muncul. Wanita ini bagaikan jin penghasut, rasanya kesal melihatnya. Tidak seperti Mayang yang lembut.