Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AIR MATA RINDU

AIR MATA RINDU

Sumpah demi apa pun, kurasa bukan ikut alasan yang tepat atas kejadian semalam. "Kenapa Bapak nggak bilang sama Rindu kalau Mas Dimas datang buat melamar Mbak Zita? Setidaknya, Rindu nggak perlu lihat pemandangan itu, Pak. Lagipula, Rindu rasa ada yang Bapak sembunyikan." Diam. Bapak tak menyahut satu kata pun atas pertanyaanku. Membuat dada ini kembali sesak karena merasa semua orang memang sengaja membuatku terluka.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 490 kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Baca
+Pustaka
DIPANDANG HINA KARENA JANDA

DIPANDANG HINA KARENA JANDA

Raut sedih jelas sekali tergambar pada wajahnya yang ayu. "Kenapa, ya, Bu? Apa promosiku kurang menarik?Atau belum pada gajian, jadi belum bisa bayar biaya pendaftaran? Padahal kemarin banyak yang tanya-tanya, jadi aku lumayan berharap." Bu Retno memasuki warung. Ruang di sela-sela etalase dan dinding itu pun menjadi makin sempit karena diisi dua orang. "Itulah kenapa, kita dilarang berharap pada makhluk, Sab. Ya begini akhirnya, kecewa. Coba sekarang sudut pandangnya diubah."
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Baca
+Pustaka
RINTIK YANG MENGGENANG

RINTIK YANG MENGGENANG

“Apa kau sudah lama pulang? Apa aku pingsan terlalu lama..?” “Kau tidak pingsan terlalu lama. Dokter mengatakan kalau kau kelelahan dan kurang istirahat, mungkin akibat intensitas percintaan kita yang banyak memakan waktu makanya kau kelelahan dan pingsan…” Ucapan frontal yang keluar dari mulut Ganesha membuat wajah Ganindira merona. “Kenapa wajahmu memerah? Apa ada yang sakit? Katakan padaku bagian mana yang sakit..” ucap Ganesha tiba – tiba.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Baca
+Pustaka
Yang Tidak Pernah Sampai

Yang Tidak Pernah Sampai

Bukan salam ataupun sapaan yang didapatkan, justru umpatan yang menyapa telinga Gala pertama kali setelah nada sambung terputus. “Gue ga lagi aneh-aneh, Raf. Cuma mau nanya soal kuliah aja.” Terdengar hembusan napas yang kasar sebelum menjawab, “Yaudah, apa?” “Lo udah daftar ulang belum, Raf?” “Ini gue lagi daftar ulang, lagi upload scan rapor ke websitenya.” jawab Rafa seketika. “Lo sendiri gimana, Gal? Udah daftar ulang belum?”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Baca
+Pustaka
Cinta Itu Tidak Datang Tiba-Tiba

Cinta Itu Tidak Datang Tiba-Tiba

Hanya saja Griselle mengacuhkan, ia merasa tidak nyaman ketika dekat dengan Ferry. "Nggak tahu atau ngga mau tahu, Griselle." Goda Vivi. "Aku benar-benar tidak tahu. Aku setiap habis pulang sekolah harus bekerja di perusahaan kakekku. Makanya aku nggak bisa kumpul dengan kalian. Mana ada waktu lagi mengurus hal yang begitu." Griselle memberi penjelasan panjang tentang situasinya. “Oh, jadi itu alasan kenapa kamu nggak pernah mau diajak jalan…”Perkataan Lisa terpotong oleh sebuah suara.
715 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Baca
+Pustaka
Kehangatan Yang Datang Terlambat

Kehangatan Yang Datang Terlambat

“Aku bukan mau mengganggumu. Aku… aku hanya mau melihatmu. Bisa nggak kita bicara sebentar?” Rikardo sangat ingin menyampaikan kerinduannya pada Cheryl. Selama kepergian Cheryl, Rikardo tak henti-hentinya mengutuk dirinya sendiri setiap hari. Betapa dia ingin membelah dadanya dan memperlihatkan pada Cheryl, bagaimana duri-duri penyesalan itu tumbuh liar hingga menusuk organ-organnya. Namun, saat bertemu tatapan dingin di mata Cheryl, semua kata yang ingin dia ucapkan tersangkut di tenggorokan. Tak ada satu pun yang bisa diucapkan.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status