Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Penggoda

Sang Penggoda

timpal Bulan. Rindu mencoba berpikir keras alasan apa yang harus ia berikan pada kedua sahabatnya itu. sebenarnya gadis cantik itu tidak memilki kesibukan apa pun, akan tetapi ia masih enggan untuk keluar dari rumahnya, Rindu lebih nyaman dengan kesendiriannya. “Jadi gini, beberapa hari ini ibuku kurang sehat. Jadi aku gak mungkin ninggalin dia,” Rindu mencoba membuat alasan yang logis lagi menarik simpati dari kedua sahabatnya.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Baca
+Pustaka
Cinderella Hot Story

Cinderella Hot Story

“Kamu, kenapa beda banget sama Rindu yang dulu?” Mendengar hal tersebut, Rindu lantas mengangkat wajahnya untuk menoleh pada pria itu. “Aku dari dulu begini, begini aja. Kamu cuma belum kenal sama aku.” “Kamu sakit?” Panji kembali tidak mengacuhkan ucapan Rindu. “Kamu kurusan, loh, Rin? Kamu juga nggak pernah pulang ke rumah lagi, kan?”
10263.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Tampilkan Ulasan (121)
Baca
+Pustaka
Demigoddess
kamu mau tau kurangnya kamu apa Wa? Kamu tuh nyeremin...mknnya gosah intimidasi lawanmu...apalagi cewe....apalagi macem Rindu yg masih muda banget...blom pny pengalaman apapun...pastilah dia masih takut....ehhh kamu malah intimidasi or ancem dia apalagi kalo gak di kasih jatah lgs pergi buang Rindu
Shifa chibii
klo ngeselin mah aku udah kebal mbak beb,,dari jamannya cinta pertama akuh si Pras yg super duper nyebelinnya, g ada lawan pokoknya..trus dewa,banyu,dan sekarang tambah Abi,,tp ini si Abi ngeselinnya sampe tahap,diriku pengen nendang senjatanya..hehe..kuesel bnget pokoknya klo jdi Fika..sabar ya fik
Baca Semua Ulasan
Rindu Yang Terpendam

Rindu Yang Terpendam

Lelaki itu kini berjalan menuju meja tempat Rini berada. Ia memang selalu mencari tahu keberadaan gadis itu karena sakit hati sebab Rini telah menipunya. "Di cari kemana-mana ternyata kamu disini Rin ? Lagi bersenang-senang pula." Ucapnya sambil memegangi pipinya yang masih terasa sakit akibat pukulan keras dari dr.Rayan.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Baca
+Pustaka
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

Ucap Rindu. "Tapi kenapa harus gini puzzlenya, Rin? Ngeri jadinya." Tutur Sumelika, bergidik ketakutan. "Puzzlenya pada seram itu cuman untuk pengingat supaya kita enggak berbuat aneh-aneh di sini, Mel." Timpal Rindu, yang menjawab pertanyaan Sumelika lagi.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Baca
+Pustaka
Sekuntum Rindu

Sekuntum Rindu

"Kamu mau tunggu siapa lagi Nay? Bukannya tak ada yang menyukaimu dengan serius, tapi kamunya yang tak mau dengan mereka. Jangan gitu lah Nay..." "Jodoh belum datang, Fifi sayang, habis mau gimana lagi? Biar aja lah, aku nggak mau terlalu sibuk mikirin soal jodoh. Aku yakin kok, Allah sudah menyiapkannya untukku. Tinggal nunggu datangnya pertemuan aja. Cepat atau lambat pasti bakal ketemu kok." Nayla tersenyum melihat Fifi tertawa kecil dan kemudian disusul tawa yang keras. Ketika mobil mulai bergerak, Fifi kembali mengemudi, tetapi baru beberapa meter berjalan mobil sudah berhenti lagi. Lagi-lagi Fifi hanya bisa mendengus kesal. "Tapi Tuhan menyuruh kita untuk berusaha, bukan hanya pasrah s
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Baca
+Pustaka
RAMBUT BASAH SETIAP PULANG KERJA

RAMBUT BASAH SETIAP PULANG KERJA

Seperti hantu yang tiba-tiba datang lalu pergi begitu saja. "Kamu, untuk apa lagi datang ke sini?" tanya Sinta. "Aku kangen sama kamu, itu sebabnya aku ke sini," jawab Rian. Sinta berdecih. "Lebih baik sekarang kamu pulang, aku malas untuk meladeni kamu." Rian tersenyum lalu mendekati Sinta. "Kamu sekarang tambah cantik saja, aku semakin gemas melihatmu."
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Baca
+Pustaka
Merebut Kembali Cinta Lama

Merebut Kembali Cinta Lama

' Kalimat itu selalu ia ulang setiap malam, meskipun jauh di dalam hatinya luka itu belum pernah benar-benar sembuh. Rendra tiba-tiba mendekatinya. “Datang sendiri Dis?“ tanyanya. Adis menoleh dengan cepat, suara yang akhir-akhir ini tidakpernah ia dengar kini kembali menyapanya. Mau apa dia? itulah yang Adis pikirkan saat ini. Rupanya Rendra paham bahwa Adis sedikit risih dengan kehadirannya kali ini.
737 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Baca
+Pustaka
Di mana Rindu ini Kutitipkan

Di mana Rindu ini Kutitipkan

Tidak akan bisa mengubah semuanya. Kadang aku merasa ini hanya sebuah sandiwara. Kadang aku mulai meragukan cinta Zahrah kepadaku. Kadang aku juga bertanya-tanya kepada Tuhan apakah Zahrah adalah jodohku. Jika memang ia jodohku, kenapa Tuhan selalu saja menunda rencana pertemuan kita. Ya, sudah berkali-kali aku merencanakan pertemuan dengan Zahrah. Terkadang juga Zahrah yang berencana menemuiku, namun sebuah itu selalu saja gagal. Selalu saja ada halangan yang membuat kita gagal untuk saling melepas rindu dengan pelukan dan kecupan. Namun karena rinduku telah bermuara pada Zahrah, amarah ini selalu reda dalam doa-doa yang taklelah kupanjatkan.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Baca
+Pustaka
ANESTESI RINDU

ANESTESI RINDU

bisiknya lirih. ​Nama itu terasa seperti kunci yang berputar di dalam gembok yang berkarat. Setiap kali ia menyebutnya, ada getaran hangat namun menyakitkan di dadanya. Vanya mencoba bangkit, menyandarkan punggungnya pada tumpukan bantal. Kepalanya tidak sesakit dini hari tadi, namun rasa rindu itu, rasa rindu yang tidak memiliki wajah yang jelas, terasa semakin nyata.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Baca
+Pustaka
Rindu Untuk Farhana

Rindu Untuk Farhana

Rupanya Rani tengah dilanda cemburu, dan aku harus bisa meredamnya. "Bukan rindu, hanya perasaan bersalah yang kerap kali hadir," kilahku. "Kamu tahu sendiri, kan? Dia pergi dari rumah ini tanpa membawa apa pun karena keegoisan Abang. Entah bagaimana kehidupan mereka saat ini, itu yang Abang khawatirkan."
1072.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai rindu mengapa datang selalu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status