Setahun Tanpa Sentuhanmu
Di hadapannya, Indadari menatap kagum pada lelaki itu.
"Terserah saja, Mas."
"Ya, sudah. Dua-duanya buat kamu saja." Meletakkan dua gelas minuman berbeda itu, lalu mengecup pucuk kepala Risma.
"Duh, yang lagi bulan madu," seru Fatiya.
"Syirik aja." Riswan mengerlingkan mata.
"Oh, ya, Wan. Kenalin, dia Indadari. Salah satu yang akan menjadi rekan kita," jelas Rusli.
Hot Chapters