Bukan Istri, Hanya Wanita Kesayangan Pak Boss
ucapnya sambil menghidu aroma tubuh Risa yang selalu membuatnya gila.
Hati Risa semakin berbunga-bunga, ia memutar tubuh sehingga mereka berhadapan. Arya membuka mata, pandangan keduanya beradu. Semula, tidak ada pembicaraan di antara mereka. Hanya saling memandang, menyelami perasaan yang semakin hari semakin dalam dan sulit untuk kembali. Atau, lebih tepatnya mereka memilih untuk terus tenggelam dalam lautan asmara terlarang yang sudah mereka jalani alih-alih mengakhirinya. Cinta sungguh membuat mereka gila.
"Aku rasa, kamu lebih baik membuat surat pengunduran diri. Setelah itu, akan kubuatkan sebuah istana indah hanya untukmu dan aku," ucap Arya memulai pembicaraan.
Hot Chapters