Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menaklukkan Duda Dingin

Menaklukkan Duda Dingin

timpalnya nyaris tak terdengar. Sedetik kemudian, Adam membongkar selimut yang membungkus tubuhnya. Di tangannya, sepotong roti lapis masih utuh. “Lihatlah, aku bahkan tidak sanggup memakan ini. Rahangku terlalu kaku.”
1054.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai roti selimut
Baca
+Pustaka
In Relationship

In Relationship

Tersenyum tipis pada karyawan tadi, Tristan mendekati rak yang dimaksud. Di sini berjejer berbagai macam 'roti bulanan' yang tak lain adalah pembalut. Kalau tahu begini, Tristan pasti akan mencari alasan supaya tak harus membeli benda keramat ini. Bukan. Tristan bukannya tak mau membantu Dinah, hanya saja ini merupakan benda yang terlalu sensitif untuk dirinya pegang. Namun, sudah telanjur juga untuk disesalkan. Anggap saja ini sebagai tanda cintanya untuk Dinah. Tristan meraih salah satu pembalut yang bertuliskan "Anti bocor dan extra maxi wings." Alisnya pun bertaut sempurna tanpa disadari.
87.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai roti selimut
Baca
+Pustaka
Istri Warisan Mencari Cinta

Istri Warisan Mencari Cinta

Tagan Asih terulur mendekatkan piring roti ke depan dada Emily. Senyum pasrah tersungging di bibir Emily diikuti gerak tangannya mengambil roti lapis. “Baiklah, saya kalah.” Emily menggigit rotinya dan duduk di tepi ranjang. Matanya terbeliak merasakan paduan pati, protein, serat dan saos penambah rasa yang disuguhkan lidahnya. “Hmm, enak!” pekik Emily girang.
554 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai roti selimut
Baca
+Pustaka
Di Bawah Selimut Mantan Kekasih

Di Bawah Selimut Mantan Kekasih

Danish bertanya lembut. Lavanya sibuk memilih-milih menu. Ia bingung akan makan apa malam ini. Lavanya masih menelusuri halaman demi halaman buku menu ketika tiba-tiba Danish berucap, "Roasted chicken wing with garlic herb butter and truffle fries. And for the drink a glass of iced lychee tea, right?"
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai roti selimut
Baca
+Pustaka
Merajut Asa

Merajut Asa

Joseph masih geli membayangkan pertanyaan macam itu. "Kalau begitu bersiaplah besok kutanyakan hal semacam itu." Jovita tersenyum lebar sembari mengolesi roti panggangnya dengan mentega dan Vegemite. "Apa itu?" tanya Joseph menunjuk ke selai berwarna cokelat kehitaman yang sedang dioles oleh Jovita. "Aku beberapa kali melihatnya." "Vegemite. Ini selai khas Australia. Kamu harus mencobanya." Jovita mengambil sedikit Vegemite di ujung sendok teh lalu menyodorkannya kepada Joseph.
1062.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai roti selimut
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
The Room Hijab
Salah satu novel terbaik yg ak baca di GN, susunan kalimatnya sangat apik dan detail dan mudah dimengerti jika diresapi dalam2 sangat menyentuh hati dan terbawa emosi. Sukses selalu buat authornya ditunggu karya selanjutnya yaa ka...
kyara
cerita yg bagus, banyak memberikan edukasi terutama korban kdrt agar berani speak up dan ilmu psikologi mengatasi tekanan dlm diri sendiri..semoga author slalu bs menghasilkan cerita yg " berisi" namun tetep santai penyajian nya.. tq thor, ditunggu karya selanjutnya
Baca Semua Ulasan
Membawa Lari Anak Kembar CEO

Membawa Lari Anak Kembar CEO

Harusnya ia berada lebih minggir karena memang koridornya bisa digunakan untuk bersimpangan. Tetapi, Lim tahu itu disengaja karena yang ia lihat itu adalah ... ‘Selim?’ Ia memasang badan bersiaga di depan Neo tetapi hal itu ia urungkan saat ia berada di samping kursi roda karena pria itu bersikap manis dengan melambaikan tangannya pada Neo, “Halo, Neo. Masih ingat sama Paman?” “Paman Selim?” “Benar.” Selim mendekat. Menyerahkan satu batang coklat untuk Neo yang diterimanya dengan senang hati, “Ini untuk kamu. Paman beli ini yang ukuran besar karena kamu pasti suka dengan coklat.”
9.9189.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.2K kali sebagai roti selimut
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Jatuh Cinta

Diam-Diam Jatuh Cinta

pinta Zoia penuh harap. “Tumben?” Javas mengerutkan dahinya lalu bergerak mendekati Zoia di ranjang. “Nggak tau nih, aku pengen banget makan roti itu. Beliin ya, Jaaav ...” Suara Zoia terdengar seperti rengekan seorang anak kecil yang manja. “Mana ada roti semla di sini. Adanya kue sus. Mau?” Roti semla memang memiliki kemiripan dengan kue sus, hanya saja resep dan pembuatannya jauh lebih kompleks. Asal usulnya pun begitu penuh sejarah.
9.728.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 923 kali sebagai roti selimut
Baca
+Pustaka
Penguasa Hati sang Presdir

Penguasa Hati sang Presdir

Ada roti, telur, dan jus jeruk. Perut Sofia terasa berputar saat melihat hidangan lezat ini. Sofia dan Liam duduk berhadapan, mereka kelihatan seperti sepasang suami istri sungguhan. Sofia merasa agak canggung, dia tidak berani menatap Liam. "Pihak penyelenggara bersedia menambah slot peserta. Hari ini perusahaan akan memberi tahu Savon," Liam berbicara dengan santai sambil menyantap roti dan meneguk jus jeruknya.
9.450.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai roti selimut
Baca
+Pustaka
 Ranjang Pengantin

Ranjang Pengantin

Jim mencomot roti itu dan memakannya dengan santai. Luna hanya bisa menghela nafas, tanpa menunggu, dia melepas jilbabnya dan memakai apron bermotif bunga-bunga itu. Jim tersenyum menang, sebenarnya dia tidak selapar itu. Dia hanya mengalihkan pembicaraan yang takkan menemukan kesepakatan dengan Luna. Luna begitu gesit dengan pisau di tangannya. Merajang beraneka sayur dan daging udang segar di atas talenan. Menu praktis malam ini, capcay udang. Tidak ribet dan sehat.
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 535 kali sebagai roti selimut
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

Pemuda itu tak sungkan membantu pelayan, menaruh piring dan baki ke atas meja berbentuk persegi panjang itu. Ada banyak hidangan khas Timur tengah yang tersaji di sana. Nasi kebuli sebagai menu utama, kambing guling, berbagai jenis saos untuk cocolan roti. Salah satu roti yang digemari oleh the Great Duke minus Manggala itu roti Maryam atau Malabar Parotta, roti berbentuk pipih karena dibuat dengan cara diputar hingga tipis kemudian dilipat dan dipanggang dengan minyak.
1036.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai roti selimut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status