Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PRAMESWARI

PRAMESWARI

Yuka menyahut dengan kegelisahan yang terlihat jelas dari sorot matanya yang nanar, "Evan, mana itu si Mytha?" Evan menjelaskan, kalau tamu laki-laki sama perempuan begini, biasanya Ladies Companion-nya berbeda. Kecuali dia request, minta ditemani. Jadi, dia harus mengisi formulir dulu. Biasanya di bawah menu pesanan. Yuka manggut-manggut, tanda mengerti. Sebenarnya, yang menjadi masalah terbesar berada di kafe ini adalah takut. Takut kalau ternyata coffee latte atau semua coffee yang dijual di sini, bukan kopi biasa. Tapi sudah dicampur dengan … Pemikiran Yuka terhenti seketika, begitu ekor matanya menangkap bayangan seseorang yang selama ini dirindukannya, Prameswari. Iya, benar. Menurutny
107.4K viewsCompletedAdded to Library 295 Times as ruang tamu cafe
Read
+Library
Dikira Miskin Saat Pulang Kampung

Dikira Miskin Saat Pulang Kampung

Lelah berkeliling Cafe, mulai dari meja kasir, dapur dan beberapa tempat yang terbilang sebagai ruangan VIP, biasanya akan digunakan untuk para mahasiswa berdiskusi, atau para pengusaha membuat janji dengan kliennya. "Seharusnya Cafe ini bisa jadi restoran besar ...." "Benarkah?" Sea kembali terlonjak. Dia menoleh dengan kesal dan berseru. "Bisa nggak sih ketuk pintu dulu, Mas? Kebiasaan banget ngagetin orang!" Tirta terkekeh. Dia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dan bergumam. "Padahal tadi udah ketuk pintu."
9.11.2M viewsCompletedAdded to Library 39.6K Times as ruang tamu cafe
Show Reviews (83)
Read
+Library
Lengkunglangit
dr sekian banyak karakter, paling empet baca season Sea. Bu Diah Bu Eni msh ketawa, konyol aja ada org yg begitu .... Sea msh muda, berpendidikan, cantik, punya keluarga yg sayang bgt. tp kelakuannya minus ...
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Read All Reviews
Bukan Pernikahan Biasa

Bukan Pernikahan Biasa

Wanita itu masih tetap dengan ketidakmengertiannya. Mereka langsung di sambut satu ruangan yang temaram oleh cahaya lampu hias yang sangat romantis. Desain interior kafe di lantai dua ini berbeda dengan lantai dasar tadi. Seluruh ruangan minimalis itu mengandalkan wallpaper floral yang timeless, tapi kesan vintage tetap ada. Ada meja bulat di tengah ruangan yang berukuran enam kali empat meter. Ruangan private yang sengaja disediakan oleh pemilik kafe bagi para pengunjung yang ingin memesan tempat spesial untuk acara khusus bagi pelanggan mereka.
10404.7K viewsCompletedAdded to Library 9.7K Times as ruang tamu cafe
Show Reviews (92)
Read
+Library
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Endah Ariyani
kak Lis, kalau boleh tahu asli darimana yaa? Blitar kah? Jatuh cinta nta sama karya kakak Bukan Pernikahan Biasa, bener bener bagus...... ga ada rencana buat season 2 kak? aku baca maraton, sampai beberapa kali top up...
Read All Reviews
7 Ramadhan Tanpamu

7 Ramadhan Tanpamu

Rizal membenarkan. "Jadi, benar 'kan?" Zeira terkejut. "Duduk dulu saja!" Rizal menyarankan. Mata Tommy ke seluruh cafe, di sini memang banyak sekali pengunjung akan tetapi semuanya hampir sibuk dengan laptopnya dan tidak bising seperti cafe pada umumnya. Melihat Tommy yang sedang memperhatikan ke seluruh ruangan. Rizal berbicara, "Jangan heran! Ini cafe special untuk para penulis naskah pembuat film dan sinetron. Mereka bukan hanya WNI saja, ada juga warga negara jiran dan Brunei pastinya."
107.8K viewsCompletedAdded to Library 303 Times as ruang tamu cafe
Read
+Library
KUSITA HARTA SEBELUM SUAMI MENDUA

KUSITA HARTA SEBELUM SUAMI MENDUA

Jadi, bertanya apapun padanya, aku tak lagi malu. "Yang jelas bukan cafe normal seperti punyamu itu, Va. Ini cafe abnormal lah. Terlihat seperti cafe saat di luar, tapi di dalam isinya nggak jelas. Mungkin seperti itu kali yang dinamakan cafe remang-remang. Entah. Lokasinya di depan studio pemotretan Lala itu. Tak jauh dari taman Edelweis pokoknya." Aku kembali manggut-manggut. Mungkin kapan-kapan bisa ajak Mas Amran untuk lihat lokasinya. Sekadar penasaran seperti apa sebenarnya model cafe bebas yang Arumi maksud itu. Mungkinkah seperti kelab malam? Ah, entah!
10256.0K viewsCompletedAdded to Library 8.4K Times as ruang tamu cafe
Read
+Library
Rahim untuk Anakku

Rahim untuk Anakku

Tata cahaya bergaya modern plus tambahan beberapa lukisan pop art menambah nyaman suasana. “Sungguh perpaduan yang apik,” batin Broto. “Belum. Sekalian nunggu lo.” Lady berusaha bersikap setenang mungkin. Broto masih asyik menyapu pandangan ke sekeliling kafe. Terlihat beberapa anak muda tak henti berfoto. Memang, tempat ini instagramable banget. Beberapa tanaman hias buatan ditambahkan di sudut ruangan. “Tempatnya keren,” puji Broto.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 239 Times as ruang tamu cafe
Read
+Library
Shadow

Shadow

Kendra dan Mauryn menulis nama, jam lama tinggal dan tanda tangan di buku tamu caffe itu bergantian. "Silakan." Kasir ramah itu mempersilakan sambil memberikan 2 ID card untuk Kendra dan Mauryn. Kendra dan Mauryn memasuki ruangan tertutup tirai merah itu. "Woooaaahhh." Mauryn terkejut melihat ruangan caffe perpustakaan ini. Ada banyak ruangan di pinggiran dan rak buku ditengah. "Ayo, kita kesana," ajak Kendra yang diikuti Mauryn. Gadis cantik itu tak berhenti takjub dengan tempat ini.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as ruang tamu cafe
Read
+Library
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

“Ta, misalnya kalo aku kerja di cafe gimana menurutmu?” Tania mengernyit mendengar perkataan Gatra. “Di cafe? Maksudnya di cafe mana?” Ia minta diperjelas. “Di cafemu, Ta, Tamara Latte.” “Tapi buat apa, Gat?” “Buat ngisi waktu luang aja sih sampe sanksiku selesai.”
10170.9K viewsCompletedAdded to Library 5.8K Times as ruang tamu cafe
Read
+Library
KEMBALINYA SANG PEWARIS TRILIUNER

KEMBALINYA SANG PEWARIS TRILIUNER

Namun penuh tekad. Pertempuran baru saja dimulai. Darren menekan tombol pada remote presentasi. Layar besar menampilkan gambar bangunan kafe dengan nuansa hangat, kayu, tanaman hijau, dan tulisan besar di atasnya: “Kopi Rasa Rumah.” Darren menegakkan bahu. “Konsep kafe kami adalah kopi rasa rumah.” Para dewan direksi langsung fokus. Beberapa bahkan mencondongkan badan ke depan, penasaran. Di sisi meja utama, Nyonya Rukmini tersenyum puas melihat reaksi itu.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as ruang tamu cafe
Read
+Library
TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

Ah, kenapa pula aku harus mengingatnya bila pada akhirnya akan kembali membuat dada ini menjadi sesak. “Mir. Kita bicara di cafe itu, ya.” Suara Tama menyadarkan aku dari lamunan. Aku menoleh ke arahnya yang sedang menunjuk ke arah tempat tongkrongan kawula muda masa kini, cafe yang baru diresmikan. Aku tahu dari media sosial. “Yuk, aku traktir di sana. Terserah mau makan apa.” Aku segera menggelengkan kepala. Lalu, berjalan ke arah motor yang diparkir tidak jauh dari kios buah.
1063.5K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as ruang tamu cafe
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status