Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Shadow

Shadow

Kendra dan Mauryn menulis nama, jam lama tinggal dan tanda tangan di buku tamu caffe itu bergantian. "Silakan." Kasir ramah itu mempersilakan sambil memberikan 2 ID card untuk Kendra dan Mauryn. Kendra dan Mauryn memasuki ruangan tertutup tirai merah itu. "Woooaaahhh." Mauryn terkejut melihat ruangan caffe perpustakaan ini. Ada banyak ruangan di pinggiran dan rak buku ditengah. "Ayo, kita kesana," ajak Kendra yang diikuti Mauryn. Gadis cantik itu tak berhenti takjub dengan tempat ini.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as ruang tamu cafe
Read
+Library
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

“Ta, misalnya kalo aku kerja di cafe gimana menurutmu?” Tania mengernyit mendengar perkataan Gatra. “Di cafe? Maksudnya di cafe mana?” Ia minta diperjelas. “Di cafemu, Ta, Tamara Latte.” “Tapi buat apa, Gat?” “Buat ngisi waktu luang aja sih sampe sanksiku selesai.”
10170.9K viewsCompletedAdded to Library 5.8K Times as ruang tamu cafe
Read
+Library
KEMBALINYA SANG PEWARIS TRILIUNER

KEMBALINYA SANG PEWARIS TRILIUNER

Namun penuh tekad. Pertempuran baru saja dimulai. Darren menekan tombol pada remote presentasi. Layar besar menampilkan gambar bangunan kafe dengan nuansa hangat, kayu, tanaman hijau, dan tulisan besar di atasnya: “Kopi Rasa Rumah.” Darren menegakkan bahu. “Konsep kafe kami adalah kopi rasa rumah.” Para dewan direksi langsung fokus. Beberapa bahkan mencondongkan badan ke depan, penasaran. Di sisi meja utama, Nyonya Rukmini tersenyum puas melihat reaksi itu.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as ruang tamu cafe
Read
+Library
TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

Ah, kenapa pula aku harus mengingatnya bila pada akhirnya akan kembali membuat dada ini menjadi sesak. “Mir. Kita bicara di cafe itu, ya.” Suara Tama menyadarkan aku dari lamunan. Aku menoleh ke arahnya yang sedang menunjuk ke arah tempat tongkrongan kawula muda masa kini, cafe yang baru diresmikan. Aku tahu dari media sosial. “Yuk, aku traktir di sana. Terserah mau makan apa.” Aku segera menggelengkan kepala. Lalu, berjalan ke arah motor yang diparkir tidak jauh dari kios buah.
1063.5K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as ruang tamu cafe
Read
+Library
The Calendula

The Calendula

"Aish, kenapa kau menatapku seperti itu? Aku tidak bercanda. Aku benar, bukan? Kafe ini berada di seberang taman. Jadi, bukankah sama saja? Ah, atau kau tidak suka dengan ice cream ini? Atau dengan tempat ini?" Tiffany tak menggubris perkataan Matthew, gadis hanya memutar bola matanya malas. Benar memang, kafe yang mereka tempati ini berada persis di seberang taman yang tak cukup ramai, namun tetap menenangkan. Ada banyak sekali sanak keluarga yang sedang berkumpul di taman itu seraya menemani anak mereka bermain sepeda, ada juga yang sedang sibuk sendiri dengan ponselnya, melakukan aktivitas kota seraya bercengkrama sore, dan masih banyak lagi. Tak bisa di bilang padat, namun cukup ramai.
106.9K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as ruang tamu cafe
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status