Rumah Angker Warisan Bapak
Suasana rumah yang sunyi, disertai suara tetesan air dari dalam, menambah kesan angker rumah itu.
Di tengah pembicaraan, Udin tiba-tiba merasa ingin buang air. Ia buru-buru minta izin dan menuju kamar mandi. Namun, saat pintu kamar mandi terbuka, pandangannya langsung tertuju pada sesuatu yang menggantung di atas plafon—sosok tubuh wanita dengan leher terjerat kain, Sosok itu perlahan menoleh, wajahnya hancur, dan mulutnya bergerak mengucapkan sesuatu yang tak terdengar.
“Arrrghhh!” Jeritan Udin menggema. Membuat Pak Iman, Amin, dan Rita, setengah berlari mendatangi asal suara.
Bab Populer