For Husband
Aku berbalik menatapnya dengan pandangan bertanya.
“Biar dibereskan bibi saja sayang,” ujarnya tenang. Sembari menarikku pelan ke arah kamar.
“Tapi kan, bibi sudah pulang Mas,” ucapku ingin menahannya.
“Pulang kemana menurutmu hem,” celetuknya tenang sambil terkekeh. Mas Rengga lalu mendudukanku di sofa kamar. “Kalau kamu lupa, bibi itu tinggal di paviliun belakang. Bersama semua pekerja kita. Tidak ada yang benar-benar pulang sayang,” katanya menerangkan. Aku menyadari itu. Padahal sudah hampir dua tahun aku tinggal dirumah ini. “Kalau kamu bertanya apa fungsi dari 2 pavilium bagian utara. Itu adalah tempat bersantai kita. Semacam tempat berlibur, namun masih dalam satu kawasan yang sama. M
Hot Chapters