Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kau Abaikan Aku, Kunikahi Pamanmu!

Kau Abaikan Aku, Kunikahi Pamanmu!

Dan tanduknya… bahkan dari jarak sejauh ini tampak mengesankan. Beberapa lady langsung berseru pelan. "Itu rusa yang luar biasa!” Lady Zita begitu terkesima sampai matanya berkaca-kaca. "Sudah bertahun-tahun saya tidak melihat tanduk sebesar itu." "Yang Mulia Kaisar pasti akan mengambilnya.” Namun Kaisar tidak bergerak. Thunder tetap berdiri tenang di tempatnya. Lalu perlahan Cecilie menyadari sesuatu.
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 370 Times as rusa bertanduk
Read
+Library
Terlena! Tusukan Mas Juki

Terlena! Tusukan Mas Juki

Spontan perempuan itu berteriak saat Juki menusukkan dengan keras tusukan pada daging yang dipegangnya. "Aw, Juki! Ngilu ah!" sahut Nadine sambil memegangi bagian tubuhnya yang berada di antara kedua kakinya. BERSAMBUNG
1063.0K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as rusa bertanduk
Read
+Library
Pelukan Hangat Tuan Presiden

Pelukan Hangat Tuan Presiden

Rendra tidak segera menyahut. Ia mengambil sepotong wortel panjang, lalu memberikannya pada seekor rusa jantan yang memiliki tanduk bercabang indah. Matanya menatap tenang ke arah rumput yang luas, sementara angin sore menerbangkan beberapa helai rambutnya yang biasanya tertata rapi. "Tidak perlu," jawab Rendra akhirnya, suaranya terdengar datar namun mutlak. "Biarkan saja. Kamu tidak perlu ikut campur urusan itu."
1029.8K viewsOngoingAdded to Library 625 Times as rusa bertanduk
Read
+Library
Tertusuk Jarum Mas Dokter

Tertusuk Jarum Mas Dokter

Calista meremas rambutnya sendiri. Sementara di sisi lain kota, Rita duduk di ruang keluarga dengan ponsel di tangan. Ia baru saja menutup panggilan dengan kerabat jauh, wajahnya tampak lebih hidup dari biasanya. "Angga," panggilnya ketika Angga baru saja pulang. "Iya, Ma?" "Kay gimana?" "Sudah lebih baik, sekarang sedang tidur. Aku pulang untuk ganti baju."
3.9K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as rusa bertanduk
Read
+Library
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Persis seperti yang biasa ia pesan. Rahaal menutup kembali tumbler itu, lalu tanpa sadar memutar badan tumbler tersebut dengan jari-jarinya. Gambar rusa kecil dan salju putih terlihat sederhana, bahkan sedikit kekanak-kanakan untuk seorang yang terlihat maskulin sepertinya.
877 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as rusa bertanduk
Read
+Library
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

Suara sang Papa yang berteriak membuat Lia mau tak mau bangun dari pembaringannya yang nyaman dan hangat. "Perawan macan apa kamu ini? Pagi-pagi belum bangun. Lihat dong anak perawan tetangga sebelah, pagi-pagi udah seger banget nyiram tanaman." "Astaga Papa." Lia mengucek mata, bahkan kesadarannya belum sempurna, rambut Lia masih berantakan, matanya nampak setengah tertutup. "Pagi-pagi udah ngomel aja sih Pa. Kenapa deh? Lia kan beres-beresnya udah agak siangan nanti juga bisa."
692 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as rusa bertanduk
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Untungnya, rusa masih asyik mengunyah, sepertinya tidak sadar akan ancaman yang mengintai. Kembali ke posisi, Senala menarik napas panjang lagi. Dia mengencangkan tali busur, lalu melepaskan anak panahnya dengan kecepatan kilat. Anak panah itu meluncur, menembus udara sebelum akhirnya mengenai sasaran tepat di titik mematikan. Rusa itu terkulai ke tanah. Senala tersenyum puas sementara si Manis melompat-lompat kecil penuh kemenangan.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as rusa bertanduk
Read
+Library
Marriage Partner

Marriage Partner

Adam mengacak kepala Flora pelan, sementara Flora hanya bisa mendengkus kesal karena lagi-lagi rambutnya jadi berantakan. Mereka pun terus berkuda masuk ke dalam hutan buatan, yang ternyata makin asri semakin kita masuk ke dalamnya. Flora memekik senang setiap kali bertemu dengan hewan-hewan kecil yang lucu. Seperti yang Adam ceritakan sebelumnya, ada banyak hewan-hewan kecil yang tak sengaja merek temui seperti tupai dan kelinci. "Lihat!! Ada rusa!" Sorak Flora kegirangan sambil menunjuk lima hewan bertanduk yang sedang berkelompok di bawah pohon rindang.
1016.3K viewsCompletedAdded to Library 587 Times as rusa bertanduk
Read
+Library
Istana Yang Ternoda

Istana Yang Ternoda

Bu Ria duduk di kursi roda dengan ekspresi angkuh seperti biasa, ditemani perawat yang sedang sibuk menelepon sebentar, agak menjauh. Risa dan Rosa mengintip dari balik pilar teras. “Rosa, kamu siap?” bisik Risa. “Siap! Tapi kamu yakin ini bakal berhasil?” “Tenang aja! Kalau dia beneran pura-pura stroke, pasti refleks!” jawab Risa sambil menahan tawa. Rosa mengangguk, tangannya menggenggam senjata rahasia mereka: ular mainan karet berwarna hijau, dengan lidah merah menjulur.
1017.6K viewsCompletedAdded to Library 509 Times as rusa bertanduk
Read
+Library
Demon Emperor

Demon Emperor

Warna birunya seperti langit yang akan mulai mendung, tapi belum gelap. Ada burung-burung yang berbentuk aneh terbang di kejauhan, burung-burung itu seperti memiliki tiga kepala, namun bulunya sangat indah, bulunya berwarni-warni, ekornya panjang. Mirip burung cendrawasih, tapi kepalanya ada tiga. Ada juga rusa-rusa di antara pohon-pohon pinus, nemiliki dua tanduk besar yang panjang di kepalanya, matanya berwarna merah menyala. Rusa- rusa itu memiliki sayap dan bisa terbang.
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 416 Times as rusa bertanduk
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status