Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lusia

Lusia

Lusia berusaha meronta untuk melepaskan ikatan tangan dan kakinya. Usaha Lusia sia – sia. Ia tak bisa melepaskan simpul pengikatnya. Dan sayup – sayup, Lusia mendengar langkah seseorang. Ah tidak. Dua orang. Karena Lusia mendengar mereka bercapak – cakap. Dengan cepat, Lusia berhenti meronta. Ia berpura pura masih tak sadarkan diri. “Dia kabur dari rumahnya,” ucap sebuah suara yang Lusia kenali sebagai suara Brent.
Sikat na Kabanata
106.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 192 Beses bilang rusa bertanduk
Read
+Library
RINTIK YANG MENGGENANG

RINTIK YANG MENGGENANG

Tanpa berlama - lama, Ganesha langsung melaksanakan kegiatannya. Pertama - tama, Ganesha akan memberikan banyak tanda di sekujur tubuh istrinya. Dimulai dari tulang selangka, payudara, perut, paha bagian dalam dan terakhir kewanitaannya. Lidahnya naik turun saat membelah labia milik istrinya. Kedua tangannya pun juga bergerak meremas payudara sintal tersebut. Besar, kencang, dan padat dan memiliki puting kecil berwarna merah muda.
3.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang rusa bertanduk
Read
+Library
Garis Dua Yang Yertunda

Garis Dua Yang Yertunda

Trang Trang Salma yang sedang menyusui Arkana langsung tersentak ketika suara gaduh terdengar dari depan rumah. Saat melirik keluar jendela, ia membeku melihat sebuah truk besar terparkir dan beberapa pekerja mulai menurunkan perlengkapan tenda. “Mas, Mas Ferdi!” panggil Salma panik. “Ada orang pasang tenda di depan rumah!” Ferdi yang baru keluar dari ruang kerja langsung bergegas keluar. “Maaf, Pak” ucapnya cepat mendekati salah satu pekerja. “Sepertinya ini salah alamat. Kami tidak memesan tenda.”
331 viewsOngoingIdinagdag sa Library 7 Beses bilang rusa bertanduk
Read
+Library
Kegelapan dibalik Kedamaian

Kegelapan dibalik Kedamaian

Bent yang sekarat dan kesulitan bergerak dibuat melayang oleh energi spiritualnya yang meledak dan bergejolak. “Bent kau…” Kapten Medi mundur menjaga jarak. Orang-orang dengan cepat waspada. “Aku akan menghidupkannya meskipun harus mengorbankan seluruh dunia!” Raung Bent mengeluarkan aura iblis dan dua tanduk mulai tumbuh di kepalanya. “Dia benar-benar menjadi iblis! Kita tidak bisa membiarkan dia hidup!” Ruslan berkata dan dengan cepat menyerang.
10728 viewsOngoingIdinagdag sa Library 29 Beses bilang rusa bertanduk
Read
+Library
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

tanya Ardian sambil mengambil posisi bertarung. Sosok itu perlahan mengangkat kepalanya. "Aku adalah Rahu, prajurit terakhir dari era Kesatria Garuda pertama. Aku telah dikutuk untuk menunggu seorang penerus yang layak. Jika kau ingin membuktikan dirimu, maka kau harus mengalahkanku!"
1.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 59 Beses bilang rusa bertanduk
Read
+Library
Jeritan Malam Sang Vampir

Jeritan Malam Sang Vampir

Tidak ada yang lebih mengagumkan daripada memburu rusa jantan besar, dengan tanduknya yang bercabang seperti mahkota. Ketika mereka semakin jauh ke dalam hutan, mereka akhirnya melihatnya—rusa itu. Seekor rusa jantan megah berdiri di tengah celah hutan, tubuhnya besar dengan bulu kecokelatan yang berkilau di bawah sinar matahari yang mulai menembus kabut. Tanduknya menjulang tinggi, seperti mahkota yang diberikan oleh alam itu sendiri. Rusa itu tampak waspada, telinganya bergerak-gerak, mendengar suara-suara di sekitarnya.
635 viewsOngoingIdinagdag sa Library 12 Beses bilang rusa bertanduk
Read
+Library
Hey, Mama!

Hey, Mama!

Atan menunjuk hewan uang berada di kandang sebelah. "Itu namanya rusa." "Bedanya apa?" Kritis sekali, Ify membatin. Menatap interaksi ayah dan anak seolah sedang menyaksikan proses belajar mengajar dimana siswanya sangat aktif bertanya. "Lihat tanduknya, kalau kancil nggak punya tanduk, kalau rusa punya tanduk." "Waahhh iya, itu tanduknya besar banget," ucap Atan dengan takjub. Mulutnya membentuk huruf o dengan mata yang berbinar takjub.
1015.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 517 Beses bilang rusa bertanduk
Read
+Library
Legenda Tang Hu

Legenda Tang Hu

Sepasang mata mengkilap bisa dilihat di dalam semak berduri, "Rusa tanduk darah, Ayo tangkap dia..." Saudara kembar langsung bergegas karena mereka ingin menunjukkan kehebatan dirinya di depan Tang Hu, hanya saja Tang Hu tidak peduli. Jika dilihat dari jumlah tanduknya Rusa Tanduk Darah Tersebut Binatang Buas Perunggu Empat, walaupun terbilang lemah, namun akan sangat kuat jika bergerombol. Hau Yu mengeluarkan pedang dari cincin spasial miliknya kemudian menggunakan tumitnya untuk melompat sangat tinggi.
9.1146.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.0K Beses bilang rusa bertanduk
Read
+Library
Menantu sang Jendral Besar

Menantu sang Jendral Besar

Darko sangat terkejut dan tidak menyangka kalau dia akan menabrak seekor hewan. Sementara itu hewan yang baru saja menabraknya juga terlihat sedang pusing, ternyata hewan yang menabraknya adalah seekor rusa jantan dengan tanduk panjang bagaikan ranting pohon. Begitu mengetahui kalau bintang yang menabraknya adalah seekor rusa, Darko segera mengambil sebutir batu kerikil dan langsung menjentikkan kearah kepala rusa yang sedang pusing.
9.6171.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 6.5K Beses bilang rusa bertanduk
Ipakita ang mga Review (26)
Read
+Library
MN Rohmadi
Penulis mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan dukungan pembaca setia MENANTU SANG JENDRAL BESAR yang masih setia mengikuti perjalanan Darko. Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada semua pembaca setia yang sudah memberikan Gem maupun Vote untuk Novel ini..........
Yeni Inka
Ini baru cerita tentang Jendral besar dan panglima perang yang lain daripada yang lain. Ceritanya sangat real dan epik, Darko meski kuat tapi ada masa lengahnya tapi tidak lama malah membuat ceritanya semakin asik dibaca.
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status