Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi
Suara Mas Farhan, suara Dek Hana, dan suara Rendra.
"San, aku ke kamar saja. Kepalaku sakit kalau di sini," ucapku, kemudian berdiri dengan memegang sandaran kursi.
Dengan dibantu Santi, aku merebahkan diri di ranjang. Entah kenapa, semua badanku sakit, kepala perputar dan serasa dipalu, terutama hati ini seperti teriris dan perih.
Santi yang sedari tadi menemaniku, terlihat bingung, seperti tidak tahu harus berbuat bagaimana atau mengucapkan kata apa. Aku menepuk tangannya pelan, menandakan aku tidak marah kepadanya.
Bab Populer