Putriku Kelaparan di Rumah Mewah Suaminya
Mataku tak bisa membendung bulir bening yang meluncur begitu saja walaupun mobil yang membawa rombongan telah berjalan ratusan meter.
“Sayang, jangan berlebihan nangisnya. Kamu bisa sakit kepala, mata bengkak, iritasi, hidung tersumbat, bahkan sakit leher dan rahang,” tegur Bang Rian seraya mengusap wajahku dengan tissu.
“Ya Allah, banyak banget efek sampingnya,” keluhku.
“Iya, makanya kamu jangan nangis lagi. Kalau kamu sakit, kan malam indah kita bisa jadi tertunda.”
Sikat na Kabanata