Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bayi Bungkus (Aku Terlahir dengan Mata Batin) (INDONESIA)

Bayi Bungkus (Aku Terlahir dengan Mata Batin) (INDONESIA)

Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Asyhadu allaa illaaha illallaah. Asyhadu alllaa illaaha illallaah Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. Asyhadu anna muhammadar rasuulullah Hayya 'alashshalaah Hayya' alashshalaah Hayya 'alalfalaah. Hayya 'alalfalaah Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Laa ilaaha illallaah
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai salahkah
Baca
+Pustaka
Salah Kamar

Salah Kamar

Alvin mulai terlihat tersulut emosi. "Aku belum tua Kak," Natha menjawab pertanyaan dengan nada naik satu oktaf. Kenzie yang melihat akan terjadi perang antara saudara itupun, segera memberikan kode kepada Kevin agar, segera mengalihkan pembicaraan, melalui kode mata yang diberikan Kenzie.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai salahkah
Baca
+Pustaka
Salah Tetangga

Salah Tetangga

“Booom! Kena kamu, Mas. Selamat tinggal dan selamat berbahagia.” --------------------
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai salahkah
Baca
+Pustaka
Salahkah Aku Mencintaimu?

Salahkah Aku Mencintaimu?

Ya, meski ia tidak tahu artinya karena kebanyakan menggunakan bahasa Jawa. “Assalamualaikum, Ma,” salam Anin, ketika membuka pintu rumah Rosa. “Waalaikumsalam. Masya Allah sayang kamu ke sini sama Ibu? Aduh Mama enggak masak lagi,” kata Rosa, jujur apa adanya.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai salahkah
Baca
+Pustaka
Salah Mencintai

Salah Mencintai

Sepertinya dia lumayan tertutup. “Assalamualaikum. Saya Zaid, pengalaman kerja di sini sekitar tiga tahun. Salam kenal dari saya,” Ucap kak Zaid. Dia terlihat agamis terlihat dari penampilannya. Dia juga mempunyai brewok seperti orang arab.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai salahkah
Baca
+Pustaka
Salah Jodoh

Salah Jodoh

Membuat pria itu seketika jatuh dan berteriak kesakitan sambil terus mengumpat. “Tidakkah aku sudah mengingatkanmu untuk tidak lengah dalam situasi apa pun sampai semua musuh jatuh di kakimu?” Suara itu datang dari pria bertopeng hitam yang berjalan dari arah depan. Di satu tangannya, ada beberapa belati yang terselip di sela-sela jarinya, menunjukkan ia memiliki kontrol yang bagus dengan belatinya.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai salahkah
Baca
+Pustaka
SENTUHAN YANG SALAH

SENTUHAN YANG SALAH

sapa salah seorang komisaris dari layar utama. "Selamat pagi," jawab Tama dengan suara yang begitu tenang, berwibawa, dan sangat profesional, seolah tidak ada masalah apa pun yang terjadi sebelumnya. "Kita bisa memulai sesi koordinasi ini sekarang. Sekretaris saya, Anya, akan mencatat seluruh poin pentingnya."
10155 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai salahkah
Baca
+Pustaka
Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati

Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati

“Tuan, Nyonya, selamat kembali ke rumah.” Di Apartemen Silverland, setiap lantai hanya ada satu unit rumah. Begitu penghuni menggesek kartu lift, unit terkait akan menerima notifikasi. Carles menjawab singkat dan dingin, “Hm.” Lalu mengisyaratkan agar kepala pelayan pergi. Detik berikutnya, dia kembali bersikap lemah dengan bersandar pada Clarin. Nada suaranya berbalut mabuk. “Sayang, tolong antar aku ke kamar.”
1065.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai salahkah
Baca
+Pustaka
Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

Zahira menutup pintu kamar perlahan, tatapan Fajar tadi seakan meyakinkan hatinya jika suaminya itu tahu norma agama. Setelah memakai cream malam Zahira membaringkan tubuhnya di atas kasur, matanya sulit terpejam. Suara manja Akila membuatnya ingin muntah, dia lalu menutup telinganya dengan headset lalu memutar sholawat pengantar tidur.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai salahkah
Baca
+Pustaka
Salah Balas Dendam

Salah Balas Dendam

“Aku menyelamatkanmu dan menggendongmu di punggungku!” “Maaf.” Hanya satu kata itu yang keluar dari mulut Noah. Dia tidak tahu lagi harus mengatakan atau melakukan apa. Yang pasti, dia sangat malu. Noah adalah orang yang tidak suka berutang budi. Jika ada seseorang yang membantunya maka dia harus segera membalas kebaikan orang tersebut.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai salahkah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status